Breaking News:

Tidur Berselimut Karung di Pendestrian Kota Bogor, Bocah Ini Ngaku Hidup Sebatang Kara

Karung yang digunakan menampung barang bekas digunakan sebagai selimut untuk melindungi kaki dan setengah badannya dari dinginnya tiupan angin pagi di

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
pedestrian di Jalan Otto Islandardinata, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Lantai pedestrian di Jalan Otto Islandardinata, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor menjadi alas tidur seorang bocah yang berprofesi sebagai pemulung.

Waktu sudah menunjukan pukul 07.00 WIB, pada Sabtu (29/8/2020), bocah berkepala plontos itu masih tertidur dengan wajah mengarah ke atas langit.

Cahaya matahari yang mengenai wajahnya membuat bocah itu mengganti posisi tidurnya menyamping.

Karung yang digunakan menampung barang bekas digunakan sebagai selimut untuk melindungi kaki dan setengah badannya dari dinginnya tiupan angin pagi di pusat Kota Bogor.

Makanan sisa semalam masih tersimlan di dalam plaatik disebelah kepala bocah tersebut.

Melihat ada ada anak tergeletak di atas pedestrian, seoang pejalan kaki mencoba memeriksanya dengan membangunkannya.

Sambil mengusap wajah dengan kondisi mata yang masih sayup bocah itu bagun dan duduk di atas pedestrian.

TribunnewsBogor.com pun ikut menghampiri dan coba berbicara dengan anak itu.

Saat ditanya anak itu mengaku tidak memiliki orangtua.

"Orangtua enggak ada," singkatnya.

Ketika ditanya profesi sehari hari dan kardus berisikan uang disebelahnya anak itu menjawab bahwa lrofesinya memulung.

"Kerja mulung, ini untuk ditaro aja, kalau ada yang mau ngasih," katanya.

Ia mengaku setiap hari melakukan aktivitas di jalan dan tidur di jalanan.

"Enggak sekolah, di jalan aja," singkatnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved