Breaking News:

Remaja Hanyut di Bogor

Anaknya Hanyut di Sungai Cisadane, sang Ibu Sempat Punya Firasat Tak Enak : Uring-uringan

Milawati membeberkan telah memiliki firasat terkait kepergian putrinya yang meninggal terbawa aliran arus sungai Cisadane, Sabtu (29/8/3020) kemarin.

TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Suasana pencarian korban hanyut di sungai Cisadane, Rumpin, Kabupaten Bogor, Minggu (30/8/2020) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, RUMPIN - Milawati membeberkan telah memiliki firasat terkait kepergian putrinya yang meninggal terbawa arus Sungai Cisadane, Sabtu (29/8/3020) kemarin.

Dengan tangisan histeris, Milawatai mengatakan bahwa sebenarnya dirinya telah melarang Ilmi Wati untuk main keluar dari rumah.

"Saya sudah memiliki firasat kemarin itu. Perasaan saya tidak enak. Saya uring-uringan. Soalnya, anak saya tidak pernah main ke sungai itu," ujarnya, Minggu (30/8/2020).

Lebih lanjut, Milawati membeberkan bahwa biasanya sang buah hatinya tidak pernah bermain jauh.

"Tidak pernah ke sungai itu. Biasanya dia hanya main di sungai yang cetek gitu. Tapi ternyata anak saya ke sana," ungkapnya.

Cari Korban Hanyut di Kali Cisadane Rumpin, Tim SAR Malah Jadi Ditonton Warga yang Penasaran

Sementara itu, Ilmi Wati berhasil ditemukan tim SAR gabungan sekitar pukul 13.30 WIB setelah dilakukan pencarian yang dilakukan sejak pagi tadi.

Seperti diberitakan sebelumnya, lima remaja berusia belasan tahun terseret arus saat bermain di aliran sungai Cisadane, Desa Tamansari, Rumpin, Kabupaten Bogor, Sabtu (29/8/2020) sore hanyut.

Kelima korban yakni Rara, Arda Billi, Ilham, Ilmi Wati dan Kevia.

Tiga orang yakni Rara, Arda Billi dan Ilham berhasil diselamatkan oleh warga.

Sementara dua orang yaitu Ilmi Wati dan Kevia tak tertolong lantaran terseret arus lairan sungai.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved