Breaking News:

Kota Bogor Zona Merah

Kota Bogor Masuk Zona Merah, Bima Arya Kini Andalkan RW Siaga Covid-19

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan saat ini pergerakan oramg atau mobilitas orang yang keluar masuk Kota Bogor sudah tidak mungkin untuk di

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Bogor Bima Arya 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota Bogor kini mengandalkan peran aktif RW Siaga dalam menjalankan tugas dan fungsinya di wilayah.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan saat ini pergerakan oramg atau mobilitas orang yang keluar masuk Kota Bogor sudah tidak mungkin untuk dibatasi.

"Sekarang yang mungkin adalah berskala mikro makanya ini pembatasan sosial berskala mikro jadi fokusnya di RW siaga," kata Bima Senin (31/8/2020).

Pembatasan dilakukan hanya kepada warga yang tinggal di zona-zona merah.

Untuk memonitor kondisi wilayah di zona merah, Bima Arya mengatakan pihaknha melibatkan pihak kecamatan, lurqh, banbinsa, babimkamtibmas, dan petugas di RW siaga.

"Jadi itu untuk mengawasi orang yang keluar masuk, kalau Kota Bogor ditutup kan enggak mungkin ya, masih banyak aktivitas keluar, yang penting adalah ketika kita pulang ke rumah mereka dimonitor jadi RW siaga punya data siapa saja yang dari Jakarta RW siaga punya data siapa saja yang keluar kota," katanya.

Dari hasil pemantauan di RW siaga zona merah Bima mengklaim saat ini RW siaga sudah menerapkan demarkasi (pembatas atau sekat).

"Kemarin kita cek 104 RW merah itu sudah menerapkan demarkasi jadi ada batasnya orang tidak boleh berkerumun dan lain-lain jadi sekarang beda ini ini babak baru beda dengan psbb kalau psbb berskala kota sekarang ini skalanya mikro sekali rw komunitas makanya mikro dan komunitas," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved