Breaking News:

Payudaranya Diremas Pemilik Kontrakan Sampai Memar, Ibu 3 Anak Ini Malah Diusir Pelaku

Tidak hanya itu, setelah S dimediasi dengan pihak RT setempat di rumah kakaknya MR, justru yang terjadi adalah adu mulut.

Trubun Lampung/Dody Kurniawan
Ilustrasi pelecehan seksual 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kasus pelecehan seksual yang menimpa S (38), ibu tiga anak yang tinggal di sebuah kontrakan di bilangan Kampung Parung Benying, Serua, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), bak sudah jatuh tertimpa tangga.

Kejadian bermula saat S diremas payudaranya hingga memar dan membiru oleh MR, pria yang juga pemilik kontrakan yang ditinggali S pada Jumat (22/8/2020) lalu.

 

Tidak hanya itu, setelah S dimediasi dengan pihak RT setempat di rumah kakaknya MR, justru yang terjadi adalah adu mulut.

MR meminta maaf dengan berteriak dan mengacungkan telunjuk ke arah S.

"Saya bilang iya saya maafin kalau minta maafnya yang baik sama saya. Dia cara minta maafnya tuh salah. Dia ngejabat tangan saya sambil nunjuk-nunjuk. 'Ini saya minta maaf sama Anda nih, tapi detik ini juga saya enggak bakal ngomong lagi sama Anda' katanya," ujar S kepada TribunJakarta.com di Mapolres Tangsel, Serpong, Selasa (1/9/2020).

S tidak terima dengan pernyataan minta maaf yang tidak dibarengi dengan itikad baik itu.

Wanita yang bekerja sebagai asisten rumah tangga itu bersikeras akan melapor ke polisi.

Karena sikapnya, MR naik pitam dan mengusir S dari kontrakan miliknya.

S juga diintimidasi saat mengatakan akan melapor ke polisi.

"Saya lepas tangannya, saya bilang enggak aci. Dia menggebu-gebu tuh marahnya, makin marah kan. Kakaknya ngomong, 'kalau Anda tetap lapor polisi siap saja dimarahin sama keluarga saya'.

Halaman
12
Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved