Breaking News:

Penemuan Mayat di Bogor

Mayat Pria Tergeletak di Jonggol Diduga Meninggal Karena Serangan Jantung

Sesosok mayat pria bernama Erlin (45) yang ditemukan tergeletak di Kampung Nyalindung, Desa Sukamaju Kecamatan Jonggol

Polres Bogor
Warga Kampung Nyalindung, Desa Sukamaju, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor dikejutkan dengan sesosok mayat pria, Rabu (2/9/2020) malam. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Sesosok mayat pria bernama Erlin (45) yang ditemukan tergeletak di Kampung Nyalindung, Desa Sukamaju Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor diduga meninggal karena serangan jantung.

"Dari hasil pemeriksaan dan keterangan para saksi serta keterangan keluarga, korban Erlin 45 Tahun diduga meninggal dikarenakan serangan jantung," kata Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena kepada wartawan, Kamis (3/9/2020).

Terpisah, Kapolsek Jonggol AKP Agus Hidayat menambahkan bahwa korban sempat dibawa ke RSUD Cileungsi.

Selain itu, ditubuh korban juga tidak ditemukan adanya luka-luka yang mencurigakan.

"Kita sudah bawa ke RSUD Cileungsi dan dia punya riwayat jantung katanya. Gak ada bekas luka apa-apa," kata AKP Agus Hidayat.

Diberitakan sebelumnya, warga Kampung Nyalindung, Desa Sukamaju, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor dikejutkan dengan sesosok mayat pria, Rabu (2/9/2020) malam.

Mayat tersebut tergeletak di atas bangku pelataran salah satu rumah warga.

Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena menjelaskan bahwa awalnya mayat tersebut ditemukan oleh warga bernama Suheri sekitar pukul 19.30 WIB malam.

"Ternyata (Suheri) mengenali identitas korban. Dia adalah Erlin (45) warga Kampung Kaum, Desa Singajaya, Kecamatan Jonggol," terang AKP Ita Puspita Lena kepada wartawan, Kamis (3/9/2020).

Suheri pun langsung menghubungi keluarga korban dan melaporkannya ke Polsek Jonggol.

Korban dievakuasi oleh sejumlah petugas berpakaian Alat Pendung Diri (APD) protokol Covid-19.

Dari hasil pemeriksaan polisi dari keterangan para saksi, korban meninggal diduga karena serangan jantung.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved