Breaking News:

Sederet Fakta Pesta Seks Gay di Apartemen - Penyelenggara Kena HIV hingga Terungkap 3 Kode Khusus

Dari penggerebekan tersebut didapat 9 orang tersangka yang berperan sebagai pihak penyelenggara pesta.

Editor: khairunnisa
(TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (tengah) menunjukkan barang bukti terkait kasus pesta seks gay di Apartemen kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2020). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Puluhan pria diamankan Polda Metro Jaya saat tengah melakukan pesta seks, pada Sabtu (29/8/2020) dini hari. 

Pesta tersebut rupanya bukan pesta biasa, melainkan pesta seks khusus untuk para pria penyuka sesama jenis alias gay.

Penggerebekan itu dilakukan di sebuah apartemen di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Dari penggerebekan tersebut didapat 9 orang tersangka yang berperan sebagai pihak penyelenggara pesta.

Sembilan tersangka tersebut berinisial TRF, BA, MA, KG, SP, NM, RP, A, dan HW.

Mengejutkannya lagi, para tersangka tersebut rupanya sudah 6 kali menggelar pesta seks sesama jenis.

Diketahui, mereka tergabung dalam sebuah komunitas yang berdiri sejak Februari 2018.

Tak Sembarangan Syarat Jadi Peserta Pesta Seks Gay di Jaksel, Segini Tarif yang Harus Dikeluarkan

9 Penyelenggara Pesta Seks Sesama Jenis di Apartemen Jadi Tersangka, Seorang Terkena HIV

"Mereka berdiri sejak Februari 2018 membentuk komunitas. Mereka sudah enam kali menggelar di tempat berbeda," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Rabu (2/9/2020).

Yusri mengungkapkan, pesta seks sesama jenis yang sudah 6 kali digelar dan kerap memilih Jakarta sebagai tempatnya.

Para tersangka yang menjadi penyelenggara pesta sebelumnya telah menyewa salah satu apartemen atau hotel.

"Tapi saya tidak bisa sebutkan satu per satu tempatnya. Rata-rata itu di apartemen atau hotel. Kita masih dalami lagi kepada para tersangka," ucapnya.

tribunnews
Puluhan pria diamankan diduga terkait pesta seks sesama jenis di Kuningan, Jakarta Selatan pada Sabtu (29/8/2020). (istimewa via Tribunnews)

Tiga Kode Khusus untuk Masuk

Tak sembarang orang bisa masuk dan ikut bergabung dalam pesta seks yang selenggarakan di apartemen kawasan Jakarta Selatan tersebut.

Saat masuk ke kamar yang menjadi tempat mereka berpesta seks, penyelenggara dan peserta menggunakan kode khusus.

Ada tiga kode yang mereka gunakan, yakni top, bottom, dan vers.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan satu per satu arti dari kode tersebut.

"Sebutan untuk yang berperan sebagai laki-lakinya adalah top, yang perempuan itu bottom," kata Yusri saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (2/9/2020).

Sementara itu, lanjut Yusri, vers adalah orang yang bisa berperan sebagai keduanya, baik laki-laki maupun perempuan.

Setelahnya, para peserta dipisahkan berdasarkan tiga kode khusus tersebut.

"Ini pesta dibuat seperti permainan, ada games yang mereka lakukan di sana," ujar Yusri.

tribunnews
Para tersangka penyelenggara pesta seks gay di Apartemen kawasan Kuningan Jakarta Selatan, saat dihadirkan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (2/9/2020). (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)

Promosi Acara Lewat Medsos

Penyelenggara pesta seks sesama jenis ini memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan acaranya.

Ada dua media sosial yang digunakan, yakni WhatsApp Group dan Instagram.

"Mereka satu grup dalam dua medsos, satu grup WA namanya Komunitas Hot Space Indonesia, di WA itu ada 150 orang. Ini mulai berdiri sejak Februari 2018," kata Yusri saat merilis kasus ini, Rabu (2/9/2020).

"Di Instagram juga ada, sekitar 80 orang di dalam Instagramnya, itu kelompok mereka semuanya," tambahnya.

6 Syarat Wajib untuk Masuk

Tak hanya menggunakan kode rahasia untuk bisa bergabung dalam pesta.

Peserta juga harus memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan oleh pihak penyelenggara.

Sebelumnya, salah satu tersangka berinisial TRF membuat undangan pesta seks gay dengan tema "Koempoel-Kompoel Pemoeda."

"Kami memanggil putra-putra terbaik bangsa," demikian seruan yang tertulis di undangan tersebut.

tribunnews
Para tersangka penyelenggara pesta seks gay di Apartemen kawasan Kuningan Jakarta Selatan, saat dihadirkan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (2/9/2020). (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)

Selain itu, setiap peserta diwajibkan menggunakan dresscode dan masker berwarna merah putih.

"Banyak persyaratan, termasuk di dalam nggak boleh bawa senjata api, narkoba, bawa handuk sendiri, mandi dulu," ujar Yusri.

Satu dari Sembilan Penyelenggara Kena HIV

Satu dari sembilan orang penyelenggara pesta seks sesama jenis (gay) di Apartemen Kuningan Suite dinyatakan positif HIV.

Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat konferensi pers pengungkapan kasus ini di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/9/2020).

"Di antara sembilan penyelenggara ini, ada satu yang terkena HIV," kata Yusri.

Namun, Yusri tidak menyebutkan nama atau inisial penyelenggara yang terkena HIV.

"Nantinya kita akan cek kembali ke tim kesehatan untuk periksa semuanya," ujar dia.

"Karenanya yang bersangkutan akan kami lakukan pemeriksaan kesehatan dan akan ditempatkan terpisah dengan tahanan lainnya," kata Yusri.

(TribunJakarta/Wartakota/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Fakta Pesta Seks Gay di Apartemen, Ada 3 Kode Khusus hingga 6 Syarat Aneh untuk Para Peserta
Penulis: Muji Lestari
Editor: Muji Lestari

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved