Breaking News:

Tren Ikan Cupang, Budidaya Cacing Sutra Mulai Dilirik

Di Kota Bogor seorang petani Casut Arip Rahman memulai budidaya Casut sejak awal tahun 2020.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
budidaya cacing sutera di Farm Cacing Sutera Empire berada di Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN - Di tengah ramainya trend memelihara ikan cupang, peluang bisnis cacing sutra atau yang biasa disebut casut memiliki nilai rupiah yang cukup menjanjikan.

Di Kota Bogor seorang petani Casut Arip Rahman memulai budidaya Casut sejak awal tahun 2020.

Arip menceritakan awal mula melakukan budidaya Casut ketika dirinya gagal melakukan budidaya benih ikan patin.

"Kerena ketersediaan pakan cacing di waktu-waktu tertentu sangat susah didapat, dan kebanyakan orang mengambil dari alam, jarang sekali hasil dari budidaya," katanya Jumat, (5/9/2020).

Ketika itulah Ia mulai melakukan budidaya untuk memenuhi pakan patin.

Namun rupanya Casut saat ini juga banyak dicari oleh penghoby ikan cupang hias sebagai pakan.

Alhasil, permintaan untuk Casut pun terus meningkat.

Arip menjelaskan cacing sutera bisa dipanen setelah empat bulan dari awal penebaran bibit.

Untuk memanen cacing sutera diperlukan teknik tersendiri.

Dalam masa oanen tidak boleh memanen seluruh caing yang ada di dalam kolam.

"Jadi, tidak bisa dalam satu kolam dipanen semuanya, harus diambil secara bertahap, sebagian-sebagian setiap harinya," ujarnya.

Dalam sehari Arip bisa memanen 10 sampai 25 liter cacing dari 12 kolam.

Untuk satu liter Casut bernilai Rp 28.000 perliter.

Lokasi budidaya cacing sutera di Farm Cacing Sutera Empire berada di Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved