Breaking News:

Di Tengah Pandemi, Warga Citeureup Bogor Dapat Bantuan Rumah Layak Huni Shiddiqiyyah

Santunan Rumah Layak Huni (RLH) ini dilakukan oleh warga Thoriqoh Shiddiqiyyah dalam rangka mensyukuri hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia.

Istimewa
Serah terima santunan rumah layak huni Shiddiqiyyah di Citeureup, Kabupaten Bogor. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CITEUREP - Warga thoriqoh Shiddiqiyyah Kabupaten Bogor dan Kota Bogor menyerahkan satu unit rumah layak huni senilai Rp 90 juta kepada saudara Ahmad Rahmatullah (29) yang tinggal berdua dengan adiknya (15) di Kampung Kambing RT 06/06, Kelurahan Karang Asem Barat, Citeureup, Kabupaten Bogor.

Penyerahan rumah layak huni itu dilakukan beberapa waktu lalu.

Santunan rumah layak huni (RLH) ini dilakukan oleh warga Thoriqoh Shiddiqiyyah dalam rangka mensyukuri hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia ke-75.

Seremonial penyerahan santunan berupa satu unit rumah layak huni ukuran 6m x 8,4m ini dihadiri Camat Citeureup Ridwan Said yang baru menjabat 2 pekan, Kapolsek Citeureup dan Danramil Citeureup serta Lurah Karang Asem Barat beserta jajaran RW dan RT serta tokoh masyarakat setempat.

Ridwan Said jajaran Forkompin Kecamatan Citeureup sangat terheran-heran dan surprise di saat kondisi kemiskinan yang meningkat 10% di tengah pandemic Covid-19, warga Shiddiqiyyah masih peduli untuk membangunkan rumah warga yang tidak layak huni menjadi layak huni yang nilai bangunannya hingga Rp 90 juta lebih.

Santunan rumah layak huni Shiddiqiyyah di Citeureup, Kabupaten Bogor.
Santunan rumah layak huni Shiddiqiyyah di Citeureup, Kabupaten Bogor. (Istimewa)

Dengan dinding bata ringan di plester halus, lantai keramik, atap genting, plafon gipsum dilengkapi ruang tamu, ruang keluarga, 2 kamar tidur, 1 dapur, 1 kamar mandi dan toilet jongkok serta dilengkapi wastafel, listrik 900 watt dan pompa air sumur gali.

Rumah ini mulai dibangun diawali dengan pembongkaran rumah lama pada Senin tanggal 13 Juli 2020 dan selesai 27 Agustus 2020.

Dalam kata sambutan ketua DHIBRA Shiddiqiyyah, secara nasional warga tahun ini adalah tahun ke 19 sebanyak 88 unit rumah senilai Rp 6 milyar lebih di 62 Kota/Kabupaten di 9 Provinsi di Indonesia yang ada warga Shiddiqiyyah.

Total jumlah rumah yang telah dibangun sejak tahun 2002 sampai tahun 2020 adalah 1.440 unit rumah senilai Rp. 44.992.000.000,- (Empatpuluh empat milyar sembilan ratus sembilan puluh dua juta).

Ibu Iswah menjelaskan bahwa sumber dana adalah murni dari shodaqoh warga Shiddiqiyyah dalam rangka mengikuti seruan Sang Mursyid Bapak Kyai Muchammad Muchtar Mu’thi, Muchtarulloh Almujtaba (93 tahun).

Saudara Ahmad Rahmatullah (29 tahun), pemuda yatim piatu ini masih lajang dari 10 bersaudara mempunyai 3 adik, 2 adik laki-laki sudah menikah dan 1 adik perempuan bungsunya. Menempati rumah yang sudah hampir roboh, jika hujan bocor dan kondisi dinding yang sudah lapuk.

Rumah ini juga dijadikan tempat mengajar membaca alqur’an kepada anak-anak di Kampung Kambing oleh kakaknya Muhammad Darul Falah.

Dengan telah dibangun menjadi rumah yang layak huni ini selain Ahmad Rahmatulloh dan adiknya bisa nyaman tinggal juga para santri bisa mengaji dengan nyaman pula. (Iswah Khasanah, Ketua DHIBRA Shiddiqiyyah PD Bogor).

Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved