Breaking News:

Di Sela Gowes Pagi, Ganjar Pranowo Sambangi Lokasi UKM di Semarang : Perlu Kita Support

Seni bertahan ala UKM itu tentu memiliki kunci, di antaranya terus berinovasi, pantang menyerah, dan bekerja dari hati.

Istimewa
Gubernur Ganjar Pranowo bersama Istri Siti Atikoh mengunjungi UKM Anindya Batik (Difable) di Jl. Kedungmundu Raya, Semarang di sela gowes pagi. Minggu (6/8) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SEMARANG - Bertahan hidup tanpa mengurangi karyawan menjadi sebuah tantangan besar yang dihadapi oleh para pelaku usaha di masa Pandemi Covid-19.

Ketika beberapa usaha makro banyak merumahkan karyawan, usaha kecil dan menengah ( UKM ) justru muncul dengan seni bertahan yang dimilikinya tanpa pengurangan karyawan.

Seni bertahan ala UKM itu tentu memiliki kunci, di antaranya terus berinovasi, pantang menyerah, dan bekerja dari hati.

Hal itu diperlihatkan oleh beberapa UKM di Jawa Tengah yang disambangi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pada Minggu (6/9/2020). Di antaranya UKM Rajutan Nyonya, UKM Super Roti dan UKM Anindya Batik.

UKM Rajutan Nyonya milik Ratih Setya awalnya memproduksi karya rajutan berupa tas, dompet, dan taplak meja.

Di masa pandemi Ia mampu bertahan setelah berinovasi dengan membuat terobosan berupa produksi masker rajut. Sentra UKM yang dirintis dari tahun 2014 ini berada di Perum Dolog Indah nomor 15, Tlogosari Wetan, Pedurungan dan melibatkan ibu rumah tangga serta lansia.

“Masker diproduksi sejak awal-awal pandemi karena dari kita semua butuh masker dan karena saya di bidang rajut ya gimana caranya bikin masker dari rajut. Ternyata peminatnya sangat banyak sekali. Sebulan bisa produksi sekitar 200 masker rajut," kata Ratih.

Gubernur Ganjar Pranowo bersama Istri Siti Atikoh mengunjungi UKM disela gowes pagi. Minggu (6/8)
Gubernur Ganjar Pranowo bersama Istri Siti Atikoh mengunjungi UKM di sela gowes pagi. Minggu (6/8) (Istimewa)

Hasil rajutan miliknya memiliki berbagai macam model dengan memadukan bahan lain seperti kulit, tenun Troso, dan songket. Juga motif-motif seperti flora-fauna, bunga, dan wayang. Ratih mengatakan kunci dapat bertahan di masa pandemi karena selalu berinovasi dan tidak putus asa. 

"Kita cari terobosan-terobosan terus dan kita kembangkan,” ujarnya usai dikunjungi Ganjar.

Begitu halnya dengan UKM Super Roti yang berada di Jalan Fatmawati nomor 91, Kota Semarang. UKM dengan produk unggulan Roti Bekatul milik Ismiati ini bisa bertahan karena mempertahankan ciri khas produk unggulan. 

Halaman
12
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved