Breaking News:

Angka Kemiskinan di Kabupaten Bogor Diprediksi Bakal Naik Akibat Pandemi Covid-19

Angka kemiskinan di Kabupaten Bogor sejak beberapa tahun terakhir mengalami penurunan.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kasi Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor, Ujang Jaelani. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Angka kemiskinan di Kabupaten Bogor sejak beberapa tahun terakhir mengalami penurunan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor, per tahun 2013, angka kemiskinan di Kabupaten Bogor sempat tercatat di angka 9,54 persen kemudian mengalami penurunan dari tahun ke tahun.

"Tahun 2019 kemarin 6,66 persen," kata Kasi Statistik Sosial BPS Kabupaten Bogor Ujang Jaelani kepada TribunnewsBogor.com, Senin (7/9/2020).

Imbas pandemi Covid-19 yang kini merebak, Ujang memprediksi angka kemiskinan kembali naik.

Bahkan dia memprediksi kenaikan ini akan terjadi cukup tinggi.

"Kita belum hitung ya, tapi yang jelas naik, cuman angkanya berapa belum kita rilis ya. Dari angka 6,66 kelihatannya sih (kenaikannya) lumayan," kata Ujang Jaelani.

Selain itu, kata Ujang, angka pengangguran terbuka juga diprediksi demikian.

Angka pengangguran diprediksi naik cukup tinggi dari angka 9,06 persen di tahun 2019 lalu.

"Yang saya perkirakan pengangguran juga naik lumayan tinggi," kata Ujang.

Ujang mengaku bahwa prediksi ini dilihat dari pertumbuhan ekonomi nasional yang sementara ini di triwulan II minus 5,32 dan Provinsi Jawa Barat di angka minus 5,98 imbas pandemi.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved