Breaking News:

Kepala Dipukul hingga Tangannya Diikat, Ini Kalimat Terakhir Pemilik Salon di Madura Sebelum Dibunuh

Ia menjelaskan, MA berperan memancing korban untuk melakukan asusila kemudian mengangkat korban ke kamar mandi dan mengambil 1 unit handphone merek Re

Editor: Ardhi Sanjaya
Tribunnews.com/Ilustrasi
Tewas Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kasus pembunuhan seorang waria berinisial AS (31) di Salon Hengky, Kabupaten Bangkalan, Madura, gegerkan warga setempat.

Sempat mengundang teka-teki, polisi akhirnya menetapkan 3 orang tersangka yang usianya masih remaja.

Usai mengakui perbuatannya, MA (16) dan HR (16) diserahkan orangtuanya pada Sabtu (5/6/2020) pukul 04.00 WIB kepada polisi.

Keduanya menyusul MNF (17) yang ditangkap terlebih dulu oleh tim gabungan pada Kamis (3/9/2020) pukul 21.00 WIB.

Tim gabungan yang terdiri dari Satreskrim, Inafis Polres Bangkalan, dan Unitreskrim Polsek Modung tidak membutuhkan waktu lama untuk menangkap MNF usai gelar olah TKP.

Kassubag Humas Polres Bangkalan AKP Bahrudi mengungkapkan, ketiga pelaku datang ke salon menggunakan Honda Beat warna biru dengan nopol B-4071-TJE, pada Rabu (3/9/2020) pukul 12.00 WIB.

MA pertama kali masuk dan menyapa korban yang sedang bermain handphone di kursi salon.

MA duduk di kursi salon disusul MNF yang juga duduk di kursi salon.

Sedangkan HR membeli minuman yang berada di sebelah timur salon milik korban.

"Ketiga pelaku berbagi peran untuk menghabisi nyawa korban AS," ungkap Bahrudi kepada Surya, Minggu (6/9/2020) malam.

Halaman
123
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved