Breaking News:

Info Kesehatan

Waspada ! Pewarna Rambut Bisa Picu Kanker Payudara, Ini Penelitiannya

Ada sekitar 5.000 bahan kimia yang ditemukan dalam produk pewarna rambut dan beberapa di antaranya bersifat karsinogenik.

redwire.com
ilustrasi pewarna rambut 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Sebuah studi baru yang melibatkan populasi besar menemukan kemungkinan adanya kaitan antara pewarna rambut dengan beberapa jenis kanker payudara, kanker rahim dan kanker kulit.

Dilansir dari Gizmodo, Jumat (4/9/2020); risiko kanker seringkali merupakan hal yang sangat sulit untuk dipelajari dan dipastikan.

Ada sekitar 5.000 bahan kimia yang ditemukan dalam produk pewarna rambut dan beberapa di antaranya diketahui bersifat karsinogenik.

Namun, timbulnya kanker dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk genetika seseorang, lingkungan, dan kekuatan paparannya.

Oleh sebab itu, yang masih menjadi pertanyaan adalah seberapa besar risiko tambahan dari pewarna rambut jika memang ada.

Nah, studi yang dipublikasikan di BMJ minggu ini mencoba menyelidikinya dengan melihat data dari proyek penelitian lain bernama Nurses' Health Study. 

Sering Pakai Deodoran Bisa Sebabkan Kanker Payudara ? Simak Penjelasannya

Alergi Pewarna Rambut, Gadis 19 Tahun Berubah Bentuk Kepalanya, Bahkan Hampir Meninggal

Studi itu melacak kebiasaan kesehatan dan gaya hidup partisipan sejak 1976 dengan mengirimkan kuesioner kepada lebih dari 120.000 wanita berusia antara 30 sampai 55 tahun setiap dua atau empat tahun sekali.

Para peneliti dari studi di BMJ mengamati 117.200 wanita yang menjawab apakah mereka pernah menggunakan pewarna rambut permanen atau tidak, dan bebas dari kanker pada awal penelitian.

Rata-rata partisipan diikuti kondisinya selama 36 tahun, dengan sepertiga dari mereka melaporkan penggunaan pewarna rambut beberapa kali dalam hidup mereka.

Ilustrasi
Ilustrasi (Kompas.com)

Selama durasi tersebut, ada lebih dari 47.000 kasus kanker yang dilaporkan oleh para partisipan, dan lebih dari 4.800 kematian.

Halaman
123
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved