Breaking News:

Petani Demo di Tugu Kujang

Ratusan Petani Iwul Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Aksi tersebut dilakukan untuk menolak eksekusi lahan garapan yang sudah puluhan tahun digarap oleh warga Desa Iwul, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Petani demo di Tugu Kujang Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho.

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Petani yang tergabung dalam  Perkumpulan Petani Penggarap Tanah Negara (PPTN) Bogor melakukan demonstrasi di Tugu Kujang, Kota Bogor Selasa (8/9/2020).

Aksi tersebut dilakukan untuk menolak eksekusi lahan garapan yang sudah puluhan tahun digarap oleh warga Desa Iwul, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.

Kuasa Hukum Petani Teger Bangun mengatakan bahwa dari total 134 hektare lahan yang akan dieksekusi tersebut digarap oleh 286 petani.

Akibatnya jika lahan tersebut jadi dieksekusi maka para petani terancam kehilangan mata pencaharian.

"Iya mereka semua mengandalkan bertani untuk memenuhi kebutuhan hidupnya," katanya.

Ia pun meminta agar eksekusi lahan ditunda lantaran saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19 yang juga berimbas pada penjualan hasil tani.

Terkai proses hukum yang sedang berjalan pihaknya akan melakukan langkah selanjutnya.

""Tadinya mau rame kesini, tapi kita mempertimbangkan dan mengikuti aturan pemerintah soal Covid, makanya kita batasi, Secara kemanusaiaan kami imbau kepada pengurus nageara, penegak hukum secara kemanusiaannya dulu agar menunda eksekusi," ujarnya.

Sementara itu seorang petani singkong Samad mengaku baru mengetahui tanah yang digarapnya selama puluhan tahun masuk ke dalam proses hukum.

Menurutnya pihaknya tidak pernaengetahui proses hukum yang sedang berlangsung.

Ia pun meminta penundaan eksekusi lahan tersebut.

Terlebih saat ini harga jual hasil pertanian di tengah pandemi pun merosot.

"Saya inginnya tidak dieksekusi dan kami menolak, tapi ini batas waktunya sudah tinggal beberapa hari lagi,  kami memohon untuk ditunda," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved