Breaking News:

Rem Darurat Anies Ternyata PSBB Pengetatan Aktivitas Warga, Yunarto: Maksudnya Rem Kaki Bukan Tangan

Sebelum menetapkan PSBB pengetatan Anies Baswedan mengucapkan peru menarik rem darurat dengan menerapkan PSBB total.

Kolase Wartakota dan Kompas.com
Yunarto Wijaya mengatakan kalau Anies Baswedan tak kalah dengan Ki Joko Bodo 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mulai memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) pengetatan mulai Senin (14/9/2020).

Beda PSBB pengetatan yakni kegiatan dibatasi dibanding PSBB transisi.

Hal itu jauh dari bayangan sebelumnya seperti yang disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sebelum menetapkan PSBB pengetatan Anies Baswedan mengucapkan peru menarik rem darurat dengan menerapkan PSBB total.

Bayangan banyak orang, PSBB total yakni dilarang melakukan aktivitas di luar rumah seperti waktu awal pandemi Covid-19.

Direktur Charta Politika Yunarto Wijaya menulis soal keputsan Anies Baswedan yang menerapkan PSBB pengetatan.

Yunarto Wijaya menyindir mungkin yang dimaksud Anies Baswedan menarik rem darurat hanya sebagai rem kaki saja, bukan rem tangan.

"Mungkin bentar lagi bakal ngomong:

Yang saya maksud rem darurat kemarin adalah "rem kaki" & bukan "rem tangan"...

#GubernurSayaPuitis" tulis Yunarto Wijaya.

Halaman
1234
Penulis: Sanjaya Ardhi
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved