Breaking News:

BPJamsostek Bogor Kota Setorkan Data 145 Ribu Calon Penerima Bantuan Subsidi Gaji Di Bawah Rp 5 Juta

Untuk total tenaga kerja yang aktif di BPJamsostek Bogor Kota ada 191 ribu, namun dari jumlah tersebut yang memenuhi syarat ada sekitar 145 ribu.

TRIBUNNEWSBOGOR.COM/LINGGA ARVIAN NUGROHO
Kepala Cabang BPJAMSOSTEK Bogor Kota Mias Muchtar saat diwawancarai di Kantor BPJAMSOSTEK Bogor Kota di Jalan Pemuda Kota Bogor, wawancara dilakukan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan, Selasa (15/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAHSAREAL - Sebanyak 145 ribu data pekerja calon penerima bantuan subsidi pekerja gaji di bawah Rp 5 juta sudah disetorkan oleh BPJamsostek Bogor Kota kepada pemerintah pusat.

Kepala Cabang BPJamsostek Bogor Kota Mias Muchtar mengatakan bahwa data yang sudah disetorkan kepada pemerintah sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 14 Tahun 2020 untuk mengatur BLT BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja.

"Iya jadi ranah BPJS Ketenagakerjaan adalah mengumpulkan data atas calon penerima yang layak," katanya Selasa (15/9/2020).

Beberapa point dari Permenaker nomer 14 tahun 2020 di antaranya:

  • Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  • Terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan
  • Peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah di bawah Rp 5 juta sesuai upah yang di laporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan
  • Pekerja/buruh penerima upah, memiliki rekening bank yang aktif
  • Tidak termasuk dalam peserta penerima manfaat program Kartu Prakerja
  • Peserta yang terdaftar sebagai peserta aktif di BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan bulan Juni 2020.

"Iya sesuai Permenaker 14 nomor 20 tahun 2020, kami mengumpulkan data by name by adres, by data kepesertaan, by NIK, dan upah untuk diserahkan ke pusat, dan pusat yang akan menyerahkan ke Kementerian, dan tentang siapa yang dapat bantuan itu datanya ada di Kementerian Tenegakerja," ujarnya.

Untuk total tenaga kerja yang aktif di BPJamsostek Bogor Kota ada 191 ribu pekerja namun dari jumlah tersebut yang memenuhi syarat ada sekitar 145 ribu.

Mias menjelaskan bahwa proses tahapan pengajuan itu dilakukan dengan cara melakukan verifikasi data sesuai persyaratan Permenaker no 14 tahun 2020.

"Data yang disetorkan sesuai Permenaker nomer 14 tahun 2020, saat ini tidak ada data penerima gagal upload, tetapi ada yang diverifikasi seperti misalnya nomor rekening bank yang tidak aktif, kita wajib memvalidasi ke perusahaan," ujarnya.

Setelah data disetorkan nantinya pemberian bantuan oleh pemerintah akan dilakukan secara bertahap.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved