Breaking News:

Kopma GPII Minta Proyek RSUD Leuwiliang Dihentikan Sementara : Bupati Bogor Jangan Tutup Mata

Mahasiswa Universitas Ibn Khaldun ini mengatakan bahwa pihaknya juga meminta aparat penegak hukum turun.

Istimewa
Wakil Ketua II Kopma GPII Bogor, Debie Firdaus 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Korps Mahasiswa Gerakan Pemuda Islam Indonesia ( Kopma GPII) Bogor minta agar segera menghentikan sementara proyek pembangunan di RSUD Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Wakil Ketua II Kopma GPII Bogor, Debie Firdaus meminta Bupati Bogor segera bergerak terkait permasalahan ini.

"Bupati Bogor jangan tutup mata, segera hentikan proyek pembangunan di RSUD Leuwiliang hingga semua jelas dan terang benderang," ujar Debie Firdaus dalam keterangan tertulisnya yang diterima TribunnewsBogor.com, Rabu (15/9/2020).

Mahasiswa Universitas Ibn Khaldun ini mengatakan bahwa pihaknya juga meminta aparat penegak hukum turun.

Demi menyelidiki kasus tersebut yang mana ada dugaan tindak pidana korupsi.

"Kami meminta aparat penegak hukum untuk segera turun menyelidiki kasus tersebut dan mengusut hingga tuntas," ungkap Debie Firdaus.

Debie mengaku bahwa Kopma GPII Bogor akan terus mengawal kasus ini.

Serta meminta kepada masyarakat Kabupaten Bogor untuk turut mengawal.

"Kami akan mengawal kasus ini hingga tuntas dan mengajak masyarakat untuk sama-sama mengawasi," pungkas Debie Firdaus.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved