Breaking News:

Imbas Pandemi Covid-19, Stok Darah di PMI Kabupaten Bogor Anjlok 50 Persen

Saat kondisi normal sebelum adanya pandemi, kata dia, stok darah di PMI Kabupaten Bogor per bulan bisa mencapai sekitar 2.000 kantong darah.

TRIBUNNEWSBOGOR.COM/NAUFAL FAUZY
Kepala Unit Transfusi Darah PMI Kabupaten Bogor Dini Susanti saat ditemui TribunnewsBogor.com di Cibinong, Kamis (17/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Imbas pandemi Covid-19, stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor anjlok sebanyak 50 persen.

Menurut Kepala Unit Transfusi Darah PMI Kabupaten Bogor Dini Susanti mengatakan bahwa menurunnya pasokan darah sudah mulai terasa sejak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai diberlakukan.

"Stok darah sangat turun, kalau di kita ini sampai 50 persen," kata Dini Susanti kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (17/9/2020).

Saat kondisi normal sebelum adanya pandemi, kata dia, stok darah di PMI Kabupaten Bogor per bulan bisa mencapai sekitar 2.000 kantong darah.

Namun, kini, kata dia stok darah setiap bulan hanya sekitar 1.000 kantong.

"Kita sangat terpengaruh ya dengan adanya pandemi Covid-19, apalagi penerapan PSBB mengakibatkan beberapa jadwal donor darah itu tidak bisa berjalan seperti kondisi normal," kata Dini.

Kini, kata dia, pihaknya terus mengupayakan agar stok darah tercukupi seperti secara terus menerus mempromosikan bahwa donor darah itu aman.

Seperti memberlakukan protokol kesehatan saat kegiatan donor darah dilakukan serta bekerja sama dengan lembaga-lembaga atau perusahan untuk donor darah.

"Kita juga menerapkan donor pengganti karena ketidak cukupan stok darah terpaksa kita menerapkan donor pengganti," ungkapnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved