Bogor Hujan Deras

Luapan Air di Jembatan Situ Duit Tak Seperti Tahun Lalu, Dulu Jalan Sampai Ditutup Akibat Sampah

Kondisi luapan air di Jembatan Situ Duit Jalan Ahmad Yani Kota Bogor saat Bendung Katulampa Siaga 1 Jauh berbeda dengan tahun sebelumnya

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Kondisi muka air jembatan situ duit naik, Senin (21/9/2020) malam 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Kondisi luapan air di Jembatan Situ Duit Jalan Ahmad Yani Kota Bogor saat Bendung Katulampa Siaga 1 Jauh berbeda dengan tahun- tahun sebelumnya.

Pada tahun 2018 dan 2019 ketika Tinggi Muka Air (TMA) Bendung Katulampa Siaga 1 luapan air di Jembatan Situ Duit meluap hampir ke jalan raya.

Tak hanya itu sampah plastik, stayrofoam kayu dan sampah rumah tangga lainya nyamkut di jembatan hingga tumpah ke jalan.

Namun pada kondisi saat ini ketika TMA di Bendung Katulampa Siaga 1 dengan kondisi ketinggian sama seperri tahun lalu 240 cm hingga 250 cm luapan air tidak tumpah ke jalan.

Bahkan luapan air dengan jalan raya masih cukup jauh tidak seperti tahun sebelumnya.

Jembatan satu duit Jambu Dua ditutup
Kondisi Jembatan Satu Duit dipenuhi sampah ketika TMA Katulampa pada April 2019 siaga 1. (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Tak hanya itu meski TMA Katulampa Siaga 1 dengan tinggi 240 cm tidak terlihat tumpukan atau gunungan sampah yang sangat banyak seperti tahun lalu.

Saat ditanya mengenai kondisi tersebut Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang juga memantau di Bendung Katulampa mengatakan ada dua kemungkinan kondisi itu terjadi.

"Bisa begitu (program naturalisasi Ciliwung) bisa juga efek berkurangnya kegiatan warga karena covid (sehingga sampah dari hulu berkurang)," katanya Senin (21/9/2020).

Wali Kota Bogor Bima Arya saat meninjau kondisi bendung Katulampa saat siaga 1, Senin (21/9/2020)
Wali Kota Bogor Bima Arya saat meninjau kondisi bendung Katulampa saat siaga 1, Senin (21/9/2020) (Captur TribunnewsBogor.com)

Sementara itu  Aliran sungai Ciliwung dari kawasan Hulu di Puncak bergerak begitu cepat menuju Bendung Katulampa.

Salah satu lokasi yang menjadi lintasan aliran Sungai Ciliwung adalah Jembatan Situ Duit, Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Priyatna Syamsah mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan air mulai naik pukul 17.00 WIB.

"Saya terima laporan dari teman-teman Pusdalops pergerakannya cepat sekali ya, dari awalnya terus naik dari 170 cm bahkan sempat di angka 250 Cm Jadi kami semua turun ke beberapa titik," katanya saat ditemui di lokasi.

Ia pun meminta kelurahan kelurahan yang ada di 13 titik di yang dialiri Sungai Ciliwung agar berhati-hati.

"Ada 13 titik yang daerah-daerah rawan dilalui banjir lintasan ini," katanya.

Meski air sudah berangaur surut namun pigak BPBD Kota Bogor terus melakukan patroli dan pemantauan.

"Kita sudah siapkan alat rescue dan titik titik yang rawan juga sudah kita imbau agar waspada," katanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved