Breaking News:

Virus Corona di Bogor

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Penutupan Kantor Dinas Karena Covid-19 Perlu Payung Hukum

Dia menjelaskan bahwa dari kepala daerah sampai saat ini belum mengeluarkan instruksi Work From Home (WFH) atau penutupan kantor dinas terkait hal ini

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mengatakan bahwa penutupan kantor dinas karena Covid-19 perlu payung hukum.

Hal ini terkait ditutup sementara sejumlah kantor dinas karena adanya pegawai yang positif Covid-19 beberapa hari terakhir ini.

"Mungkin hari ini kalau dikatakan tutup, bukan tutup, mungkin rekan-rekan SKPD melaksanakan tes di RSUD. Kalau tutup sendiri, karena beliau ASN, tentu ada payung hukumnya," kata Rudy Susmanto kepada wartawan, Selasa (21/9/2020).

Dia menjelaskan bahwa dari kepala daerah sampai saat ini belum mengeluarkan instruksi Work From Home (WFH) atau penutupan kantor dinas terkait hal ini.

Seperti yang dialami Kantor DPRD Kabupaten Bogor saat beberapa pegawainya dinyatakan positif Covid-19 beberapa waktu lalu.

"Terkait hal itu tentunya kepala daerah sebetulnya harusnya punya keputusan atau kebijakan. Tutupnya ASN itu dipayungi sebuah peraturan, perbup atau surat keputusan meliburkan terus mengambil langkah-langkah percepatan penanganan Covid-19," kata Rudy.

Meski begitu, kata dia, penutupan kantor dinas nantinya juga tidak serta merta menutup pelayanan kepada masyarakat.

"Kita berharap contohnya DPRD sebelumnya ada beberapa karyawan yang positif. Itu tidak menutup pelayanan, tapi dibatasi. Jadi pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan," pungkasnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved