Breaking News:

Kisah Perjuangan TKI 4 Tahun Tunggu Keadilan di Negeri Singa, Dituduh Mencuri Hingga Dipenjara

Perjuangan Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) untuk dapat keadilan di negeri tetangga akhirnya membuahkan hasil.

Penulis: Damanhuri | Editor: khairunnisa
Kolase Foto TribunnewsBogor.com
ILUSTRASI hukum pancung 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Perjuangan Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) untuk dapat keadilan di negeri tetangga akhirnya membuahkan hasil.

Parti Liyani, TKI asal Nganjuk, Jawa Timur kini dapat kembali hidup bebas setelah sempat ditahan lantaran dituduh mencuri oleh majikannya.

Parti Liyani dilaporkan mencuri barang-barang mewah milik bos Bandara Changi, Singapura, Liew Mun Leong pada 2016 silam.

Barang-barang mewah yang diduga dicuri berupa jam tangan Gerald Genta yang bernilai 10.000 dollar Singapura (Rp 108 juta), dua buah iPhone 4s dengan aksesorisnya, 115 potong baju, peralatan dapur, dan sejumlah perhiasan.

Bahkan, Parti Liyani sempat menjalani hukuman penjara selama 1,5 tahun.

Namun belakangan, rupanya keadilan memihak kepada Parti Liyani TKI asal Nganjuk yang bekerja di Singapura.

Setelah 1,5 tahun di penjara, Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Singapura memutuskan Parti Liyani tidak bersalah dan menang atas Bos Bandara Changi Singapura, Liew Mun Leong.

Parti bekerja melayani keluarga Liew yang tinggal di kawasan elite Chancery Lane, Novena, Singapura Tengah, sebagai Asisten Rumah Tangga ( ART) mulai dari Maret 2007.

Namun, Parti dipecat pada Oktober 2016.

Ketua Umum Forum Komunikasi Masyarakat Indonesia di Singapura (FKMIS), organisasi tunggal yang menaungi diaspora Indonesia di "Negeri Merlion", menyampaikan agar kasus-kasus seperti ini tidak terulang lagi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved