Breaking News:

Persikabo 1973

48 Orang Kru Persikabo di Tes Swab, Tim Dokter: Selama Ini Cuma Rapid Test

Jelang bergulirnya Liga 1 2020, tim Persikabo 1973, Kamis (24/9/2020) melakukan swab test di Ancol, Jakarta Utara.

dok media officer Persikabo 1973
Protokol kesehatan yang dijalankan Persikabo 1973 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CITEUREUP - Jelang bergulirnya Liga 1 2020, tim Persikabo 1973, Kamis (24/9/2020) melakukan swab test di Ancol, Jakarta Utara.

Dokter tim Persikabo 1973, Septi Mandala mengatakan bahwa swab test tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk menjaga dan mengetahui kondisi terkini seluruh element yang ada di dalam tim.

"Jadi, swab test ini dilakukan untuk menilai paparan covidnya. Apakah ada pemain yang terkena, karena selama ini hanya dilakukan rapid test," ujarnya saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com melalui sambungan telepon.

Lebih lanjut, Septi mengatakan bahwa swab test yang dilaksanakan mencakup seluruh element yang ada di dalam tim.

"Seluruh pemain dan official mengikuti swab test yang diselenggarakan, total 48 orang yang ikut. Ini upaya kami untuk tetap mengutamakan aspek kesehatan dan keselamatan pemain," jelasnya.

Septi pun berharap agar pemain dapat terus menjaga kondisi tubuhnya dengan baim

"Semoga tetap terjaga kondisi imunnya agar tetap fit. Tingkat kebugaran hingga asupan makanan tentu tim dokter sudah menyarankan yang terbaik," ungkapnya.

Bergulirnya Liga 1 2020

Sementara itu, Septi mengaku ada sedikit kekhawatiran ketika kompetisi Liga 1 2020 ini kembali bergulir 1 Oktober mendatang di tengah pandemi Covid-19.

Kendati demikian, ketakutan itu harus dilawan dengan menerapkan beberapa aspek seperti imunitas, tingkat kebugaran dan menerapkan protokol kesehatan.

"Khawatir sih selalu, tapi ya kita usahakan maksimal agar tidak terjadi apa-apa," jelasnya.

Terkait buku panduan kesehatan, Septi membeberkan bahwa PT Liga Indonesia Baru (LIB) beserta dokter dari masing-masing kontestan terus berupaya mencari solusi terbaik untuk diterapkan ketika Liga 1 2020 kembali bergulir.

"Masih terus digodok sepertinya, kita maklum, karena kita semua serba baru menghadapi covid ini. Semoga ada solusi terbaik. Mari kita doakan bersama dengan hasil terbaik," paparnya.(*)

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved