Breaking News:

90 Persen Wilayah Kabupaten Bogor Terpapar Positif Covid-19

Wilayah Kabupaten Bogor yang terpapar positif virus corona atau Covid-19 per 24 September 2020 telah mencapai 90 persen

Dok. Pemkab Bogor
Peta sebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor per 24 September 2020. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Wilayah Kabupaten Bogor yang terpapar positif virus corona atau Covid-19 per 24 September 2020 telah mencapai 90 persen dari total wilayah kecamatan atau 36 kecamatan dari total 40 kecamatan.

Sementara zona hijau atau wilayah kecamatan yang bebas Covid-19 sementara ini tercatat hanya 2,5 persen dari total wilayah atau hanya 1 kecamatan yaitu Tanjungsari.

Sedangkan sisanya sebanyak 7,5 persen merupakan kecamatan zona kuning atau hanya 3 kecamatan yaitu Nanggung, Sukamakmur dan Cariu.

"Konfirmasi (positif) aktif 570 orang. Kecamatan konfirmasi 36 kecamatan," kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor Syarifah Sofiah dalam keterangannya, Kamis (24/9/2020) malam.

Menurut peta sebaran Covid-19 Kabupaten Bogor, kecamatan dengan kasus positif terbanyak sementara ini diduduki oleh Kecamatan Bojonggede yang mencapai 85 kasus positif.

Diikuti wilayah dengan kasus positif tinggi lainnya yaitu Kecamatan Cibinong 77 kasus positif, Cileungsi 52 positif, Gunungputri 47 positif, Sukaraja 40 positif, Ciomas 38 positif, Jonggol 30 positif lalu Parung Panjang dan Babakan Madang sama-sama 24 kasus positif.

Kemudian untuk masing-masing kecamatan lainnya tercatat memiliki angka 1 kasus sampai belasan kasus positif Covid-19.

Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor mengimbau kepada masyarakat untuk patuhi protokol kesehatan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun serta biasakan hidup bersih.

"Untuk orang yang mau ke mana pun wajib pakai masker. Kita juga harus menerapkan protokol kesehatan ketika masuk ke rumah, ketika nyampe ke rumah mungkin saja dia membawa virus di pakaian atau dimana, harus ganti baju dan sebagainya sebelum kontak dengan keluarga. Makanya upaya-upaya protokol kesehatan itu harus dilaksanakan," kata Syarifah Sofiah.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved