Breaking News:

Cerita Joki Layangan di Kota Bogor, Dijuliki Pendekar Langit karena Selalu Jatuhkan Lawannya

Saat ditemui di kediaman Romli di Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor Aep bercerita bahwa Ia menjadi joki layangan sejak tahun 90an.

Ist/Dok Pribadi
Aep atau Gaek Garong dan Romli ketika Foto bersama di kediaman Romli di Bogor Utara. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Siapa sangka permainan tradisional layangan rupanya memiliki joki tersendiri.

Di antaranya adalah Aep atau yang dikenal Gaek Garong dan Romli, joki layangan yang sudah malang melintang di dunia adu layangan.

Aep merupakan joki layangan yang berasal dari Jalan Muhammad Toha, Kota Bandung, Jawa Barat.

Sedangkan Romli merupakan joki layangan dari Kota Bogor.

Saat ditemui di kediaman Romli di Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor Aep bercerita bahwa Ia menjadi joki layangan sejak tahun 90an.

Bagi Aep bermain layangan bukan hanya sekedar hobi, namun sekaligus melestarikan budaya yang memang sudah ada dari zaman dahulu.

"Saya memulai sebagai joki layangan sejak awal tahun 90 an di Bandung dan sudah banyak mengikuti pertandingan di seluruh wilayah Jawa Barat, selain sebagai joki layangan adu, sehari-hari saya juga menjual gelasan," tuturnya.

Dirinya berharap, baik dari komunitas maupun paguyuban adu layangan ini, harus ada regenerasi karena ini salah satu budaya Indonesia yang harus dipertahankan.

Sementara itu joki layangan dari Kota Bogor yakni Romli mengatakan bahwa di kalangan pemain layangan Aep dijuluki 'Pendekar langit'.

Romli mengatakan bahwa Julukan 'pendekar langit' disandang oleh Gaek dikarenakan dalam setiap pertandingan layangan perseorangan atau beregu selalu menjatuhkan lawan-lawannya.

"Dan tidak pernah menolak tantangan dari yang ingin mengajaknya bertanding layangan, dan dalam tekhnik tarikan layangan sangat keras," katanya.

Romli menjelaskan untuk layangan adu memang memiliki ciri khas sendiri baik dari arku, kertas layangan, bahkan tali kama.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved