Kabar Artis
Syok Temukan Mayat Bayi Dibuang dengan Kondisi Prihatin, Nana Mirdad Singgung Pelaku: Karma Itu Ada!
Melihat jasad bayi yang dibuang tersebuut, Nana Mirdad yang syok sekaligus sedih langsung berseru kepada Tuhan.
Penulis: Uyun | Editor: Ardhi Sanjaya
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Olahraga di pagi hari kali ini membuat pasangan selebriti Nana Mirdad dan Andrew White syok.
Tepat pukul 06.00 WITA pagi ini, Nana Mirdad menemukan jasad bayi yang dibuang di daerah Bali.
Melihat hal tersebut, Nana Mirdad yang syok sekaligus sedih langsung berseru kepada Tuhan.
"06.05 Ya Tuhan..
Jalan kaki pagi ini dimulai sangat syok dan menyedihkan.
Begitu aku dan Andrew White keluar dari mobil, kita nemu mayat bayi yang dibuang di jalan," tulis Nana Mirdad, dilansir TribunnewsBogor.com, Jumat (2/10/2020).
• Nana Mirdad Cerita Temannya Dituding Kabur saat Karantina Covid-19: Tak Dijaga Dokter Tapi Satpol PP
• Penggemar Cium Bibir Anak Nana Mirdad Tanpa Izin, Istri Andrew White Naik Pitam: Anak Bukan Objek !
Tak hanya itu, kondisi mayat bayi yang dibuang itu juga makin membuat sok Nana Mirdad dan sang suami, Andrew White.
Pasalnya, jasad bayi itu sudah terlihat hancur dilindas mobil.
Bahkan mayat bayi yang dibuang itu pun sudah dijilat-jilat anjing.
FOLLOW:
"Mayat bayi nya ancur, dijilat anjing, dilindas mobil di pantai KFC Sanur," tulis Nana Mirdad.
Maka dari itu, Nana Mirdad pun memberikan peringatan kepada pelaku pembuang mayat bayi tersebut.
Dalam peringatan dan ancaman tersebut, Nana Mirdad menyinggung soal karma.
• Andrew White Foto Bareng Brad Pitt, Suami Nana Mirdad Disebut Lebih Tampan
"Siapapun, siapapun yang melahirkan dan buang bayi ini di jalan,
dalam keadaan telanjang untuk dimakan anjing dan dilindas mobil
sampai seluruh isi badan dan kepalanya keluar,
percayalah karma itu ada !," tegas Nana Mirdad.

• Warga Kaget Temukan Jasad Bayi Perempuan di Kolong Truk, Diduga Dilahirkan di Kamar Mandi Masjid
Jasad bayi dievakuasi pakai Kardus
Saat dikonfirmasi Tribun Bali, Koordinator Ambulans Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tribun Bali, Dewa Mahendra membenarkan kejadian tersebut.
Jasad bayi itu ditemukan di Jalan Hangtua Timur, Sanur, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.
"Benar, ada penemuan orok, kondisi 810 meninggal dunia di Jalan Hang Tuah, Sanur, jasad bayi dievakuasi petugas dari Pos Mahendradatta sekitar pukul 07.00 Wita," kata Dewa.
"Tidak ada identitas dan tidak diketahui jenis kelaminnya," sambungnya.

Petugas ambulans BPBD Denpasar saat mengevakuasi jasad orok di kawasan Jalan Hang Tuah, Sanur Kaja, Denapsar Selatan, Denapsar, Bali, Jumat (2/10/2020) pagi (Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro)
Mayat bayi yang sudah dalam kondisi hancur dan berlumuran darah tersebut kemudian dievakuasi dimasukkan ke dalam kardus berselimut kain.
Selanjutnya, petugas mengevakuasi orok tersebut dari tempat kejadian perkara (TKP) menuju Kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Kota Denpasar
Petugas medis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar yang menangani penemuan orok di Jalan Hang Tuah, Sanur, Denapsar Selatan, Denpasar, Bali, Jumat (2/10/2020) pagi mengungkapkan kondisi jasad orok tersebut.
"Kondisi jasadnya hancur, dievakuasi pakai kardus, kemudian dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar," kata A.A. Mas Ayu, Amd.Kep kepada Tribun Bali.
"Kami lakukan tindakan mengevakuasi orok dari TKP menuju Kmj RSUP Sanglah," tambahnya
• Tega ! Bayi Dibuang Ibunya Dekat Tong Sampah, Kondisinya Seperti Ini Saat Ditemukan
Langkah penyelidikan Polisi
Pihak kepolisian dari Polsek Denpasar Selatan saat dikonfirmasi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Iya benar, tapi saat ini kita masih lakukan penyelidikan lebih lanjut," ujar Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, AKP Hadimastika Karsito Putro saat dihubungi Tribun Bali, Jumat (2/10/2020) siang.
Sebelumnya, pihak kepolisian mendapatkan laporan adanya penemuan orok bayi pada Jumat (2/10/2020) sekitar pukul 06.00 Wita.
Tepatnya di depan parkiran Hotel Alit, Sanur, Bali.

Berdasarkan keterangan saksi, Wayan Mujana (42), ia menerangkan bahwa sebelum kejadian itu ia tengah bertugas sebagai juru parkir di TKP.
Tak berselang lama, saksi diberitahu oleh pengunjung pantai bahwa ada orok bayi dipinggir jalan depan parkiran Hotel Alit.
Saksi yang tinggal di Jalan Tambak Sari, Sanur tersebut bahkan menerangkan bahwa kondisi orok bayi saat itu sudah dalam keadaan remuk, karena terlintas mobil.
Selanjutnya, dari kejadian itu, ia pun melaporkan penemuan orok bayi ke seka taruna Sanur untuk selanjutnya diinformasikan ke pihak kepolisian.
Bahkan tak hanya itu, Wayan Mujana juga mengatakan, kondisi orok bayi saat itu tengah dikelilingi anjing yang berkeliaran di TKP.
"Jadi beberapa saksi yang kita tanyakan, menerangkan orok bayi ditemukan di depan Hotel Alit Sanur. Tapi kondisi sudah keadaan hancur," lanjutnya.
AKP Hadimastika mengatakan, orok bayi saat ditemukan menghadap ke arah selatan dengan kondisi kepala sudah pecah akibat terlindas kendaraan.
Tapi pusar ditemukan masih menjepit di pusat dan saat ditemukan berada di pasir, bahkan saat diselidiki lebih lanjut di TKP.
Polisi temukan ari-ari orok bayi berada di sebelah timur pinggir pantai yang tak jauh dari lokasi dan masih dalam kondisi terbungkus di plastik hitam putih serta ada di dalam kendi.
"Orok bayi sudah dibawa ke RSUP Sanglah menggunakan mobil ambulance dari rekan BPBD Denpasar," tambah AKP Hadimastika.(*)