Breaking News:

Ini Alasan Honda Mundur dari Ajang Balapan Mobil Formula 1

Honda Motor Co., Ltd. mengumumkan mundur dari kejuaraan dunia balap mobil formula FIA Formula One (F1) World Championship di akhir musim 2021.

Istimewa
ilustrasi kejuaraan formula 1 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Honda Motor Co., Ltd. mengumumkan mundur dari kejuaraan dunia balap mobil formula FIA Formula One (F1) World Championship di akhir musim 2021.

Keputusan tersebut diambil berdasarkan arahan Honda sebagai produsen kendaraan bermotor untuk fokus terhadap pengembangan mesin ramah lingkungan dalam upaya mengurangi polusi karbon.

Meskipun telah mengumumkan mundur dari Formula 1 di akhir musim depan, Honda akan terus bersemangat menghadapi tantangan dan berusaha untuk menjadi nomor satu di semua kategori balapan, yang telah menjadi bagian dari DNA Honda.

Di ajang F1, untuk memenuhi ekspektasi para penggemarnya, Honda akan tetap bekerja sama dengan Red Bull Racing dan Scuderia AlphaTauri untuk terus bersaing meraih lebih banyak kemenangan hingga akhir musim 2021.

Representative Director and CEO of Honda Motor Co., Ltd., Takahiro Hachigo mengatakan bahwa di ajang F1, Honda telah sukses mencapai tujuan untuk meraih kemenangan.

"Sekarang, kami akan menyalurkan kekuatan kami untuk mencapai inovasi di bidang baru, dalam menciptakan unit tenaga dan energi bebas karbon serta mewujudkan pengimbangan karbon. Ini akan menjadi tantangan yang berat dan sulit seperti berkompetisi di F1 dan juga akan menjadi tantangan besar yang harus dihadapi Honda bersama masyarakat," tutur Takahiro melalui keterangan resmi, Senin (5/10/2020).

Sebagai bagian dari industri otomotif yang telah mengalami perkembangan pesat selama 100 tahun terakhir, Honda telah memutuskan untuk mengupayakan "realisasi pengimbangan karbon pada tahun 2050".

Untuk mencapai tujuan ini, Honda akan memfokuskan sumber daya perusahaannya dalam penelitian dan pengembangan ke bidang unit daya dan teknologi energi untuk masa depan, termasuk teknologi kendaraan sel bahan bakar (FCV) dan baterai EV (BEV), yang akan menjadi inti dari produk dengan teknologi bebas karbon.

Saat ini, Honda membuat keputusan untuk mempercepat inisiatif tersebut dengan target mewujudkan dua pertiga dari seluruh penjualan unit mobil globalnya pada tahun 2030 terdiri dari mobil listrik.

Sebagai bagian dari langkah ini, pada bulan April 2020, Honda membuat penelitian baru yang disebut Innovative Research Excellence, Power Unit and Energy.

Honda akan mengalokasikan manajemen energi dan teknologi bahan bakar serta pengetahuan yang terkumpul melalui aktivitas F1 untuk unit daya dan teknologi energi ini, serta mengambil inisiatif sambil berfokus pada realisasi pengimbangan karbon di masa depan.

Pada tahun 2015, Honda kembali berkompetisi di F1 sebagai pemasok mesin kepada beberapa tim dan telah menunjukkan performa yang sangat kompetitif di ajang ini.

Pada musim 2020 ini, Honda memasok mesin untuk dua tim sekaligus, yaitu Red Bull Racing dan Scuderia AlphaTauri.

Bersama kedua tim tersebut, Honda mampu meraih tiga kemenangan di musim lalu serta dua kemenangan sejauh ini di musim 2020.

(Tribunnews.com, Lita Febriani)

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved