Keluarga Calon Kades Diserang

Soal Penyerangan Keluarga Calon Kades di Klapanunggal Bogor, Polisi Sebut Pelaku Satu Orang

Penyerangan ini diduga terkait ketegangan antar kubu calon kepala desa dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bogor.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
Tribunnews.com/Ilustrasi
ilustrasi penganiayaan 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, KLAPANUNGGAL - Sebuah keluarga yang disebut-sebut keluarga salah satu calon kepala desa di Klapanunggal, Kabupaten Bogor menjadi korban penyerangan pada Senin (5/10/2020) malam.

Penyerangan ini diduga terkait ketegangan antar kubu calon kepala desa dalam Pemilihan Kepala Desa ( Pilkades) serentak di Kabupaten Bogor.

Namun, sebab pasti dari kejadian tersebut sementara ini masih diselidiki oleh pihak kepolisian.

"Masih dalam penyelidikan Polres," kata Kapolsek Klapanunggal AKP Fadli Amri saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Selasa (6/10/2020).

Dia menuturkan bahwa dalam kejadian ini diduga ada miskomunikasi atau kesalahpahaman dan pelaku penyerangan hanya satu orang.

Pasca kejadian, pelaku pun langsung diamankan oleh polisi karena dia jadi target amukan warga di lokasi.

"Mungkin ada miskomunikasi kesalahpahaman karena cuma satu orang saja. Sementara untuk pihak-pihak terkait sudah kita amankan ya, ada satu orang sementara, karena kita juga mengamankan keselamatan dirinya," kata Fadli.

BREAKING NEWS - Satu Keluarga di Klapanunggal Diserang Pria Pakai Sajam, Diduga Terkait Isu Pilkades

Diberitakan sebelumnya, sebuah keluarga di Klapanunggal, Kabupaten Bogor, tiba-tiba diserang seseorang pada Selasa (5/10/2020) malam.

Kabar ini beredar luas di grup-grup WhatsApp hingga media sosial dan dikabarkan bahwa penyerangan ini diduga terkait gesekan antar dua kubu calon kades.

Dikabarkan bahwa orang yang melakukan penyerangan ini juga nekat membawa senjata tajam sehingga sejumlah orang dari korban penyerangan ini mengalami luka-luka.

Namun, sementara ini penyebab pasti adanya penyerangan termasuk identitas pelaku masih belum diketahui.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved