Breaking News:

Demo Tolak Omnibus Law

Tangis Pelajar Dijemput Orang Tuanya Setelah Diamankan, Terkuak Alasannya Ikut Demo UU Cipta Kerja

pelajar yang diamankan saat terjadi unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja di Kota Bekasi menangis saat dijemput orang tuanya.

Penulis: Mohamad Afkar S | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
ILUSTRASI - sejumlah pelajar di Jalan Raya Jakarta - Bogor ikut bergabung dengan rombongan massa buruh demo tolak Omnibus Law, Kamis (8/10/2020). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sejumlah pelajar yang diamankan saat terjadi unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja di Kota Bekasi dijemput orang tuanya.

Isak tangis pun mewarnai momen tersebut di aula Mapolres Metro Bekasi Kota, Jumat (9/10/2020).

Sebelumnya, para pelajar tersebut diamankan lantaran kepadatan berada di sekitaran lokasi unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja.

Setidaknya ada 116 pelajar yang diamankan pihak kepolisian.

Setelah dimintai keterangan akhirnya terkuak alasan para pelajar itu ikut aksi tolak UU Cipta Kerja.

Dilansir dari TribunJakarta, tidak ada indikasi intimidasi atau bayaran terhadap para pelajar tersebut.

Alasan pelajar mengikuti aksi unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja mayoritas mengaku karena ajakan.

Hal itu disampaikan langsun Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Wijonarko.

Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis Peliput Demo Tolak Omnibus Law, Kapolri Diminta Usut Tuntas

Haris Azhar Kecewa Mahasiswa Ditangkap Polisi Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja: Tragedi Hukum Terburuk

"Kita juga melakukan interogasi kepada mereka ternyata mereka mendapatkan informasi ajakan untuk melakukan kegiatan aksi dan mereka tertarik, ya kemudian ikut," kata Wijonarko, Jumat, (9/10/2020).

Dijelaskannya bahwa ajakan itu berasal dari media sosial.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved