Breaking News:

Sekda Kota Bogor Penuhi Panggilan KPK, Syarifah Sofiah : Kita Harus Taat Hukum

Syarifah memenuhi panggilan KPK dalam kapasitas sebagai saksi atas kasus Bupati Bogor periode 2008-2014 Rachmat Yasin.

TRIBUNNEWSBOGOR.COM/LINGGA ARVIAN NUGROHO
Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah Dwikorawati melakukan roadshow rapat kerja bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah telah memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (8/10/2020).

Syarifah memenuhi panggilan KPK dalam kapasitas sebagai saksi atas kasus Bupati Bogor periode 2008-2014 Rachmat Yasin.

Saat itu ia menjabat sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Bogor.

Syarifah mengaku saat di KPK, tidak ada pertanyaan apapun dari penyidik.

Ia hanya diminta untuk menandatangani berita acara.

“Jadi memang kemarin itu saya diminta datang oleh KPK sebagai saksi,  Alhamdulillah prosesnya kemarin tidak terlalu lama sekitar 30 menit, tidak ada pertanyaan apapun dari KPK, hanya menandatangani kembali berita acara yang ada kesalahan penghitungan waktu itu tahun 2013, semua berjalan baik," katanya di Balaikota Bogor, Jumat (9/10/2020) kemarin.

Kesalahan penghitungan yang dimaksud Syarifah adalah terkait upah pungut saat dirinya menjadi Kepala Dispenda Kabupaten Bogor.

“Di Dispenda itu memang setiap bulan kami selalu memberikan upah pungut ya, jadi ada kesalahan penghitungan. Dilakukan perbaikan, kemudian dihitung kembali dan saya harus menandatangani berita acara kembali,” jelasnya.

Intinya kata Syarifah, sebagai warga yang baik setiap ada permohonan saksi atau dimintai keterangan harus siap hadir.

Halaman
12
Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved