Detik-detik Kematian Bocah di Tangan Pemerkosa Ibunya, Ayah Terisak: Dia Sempat Ucap Sakit Lalu Diam

Ayah kandung R (9) bocah SD yang tewas saat berusaha melindungi ibunya dari Pemerkosa, menceritakan detik-detik kematian anaknya.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
kolase Serambinews.com dan Youtube TVOne
Pelaku pemerkosaan dan pembunuhan, Samsul (kiri) dan ayah bocah yang dibunuh pelaku (kanan) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Ayah kandung R (9) bocah SD yang tewas saat berusaha melindungi ibunya dari Pemerkosa, menceritakan detik-detik kematian anaknya.

Meski tak ada di lokasi kejadian, namun ia bisa merasakan ketegangan itu berdasarkan penuturan mantan istrinya, D (28).

Menurut pria bernama Fadli Fajar itu, putranya merupakan anak yang cerdas.

Di sekolahnya, R kerap menduduki peringkat 1 dan 2.

Tak hanya itu, putranya juga diakuinya sudah bisa membaca Al Quran di usianya yang masih dini.

Fadli Fajar kuasa menahan tangis saat mengingat kalau anak sulungnya itu kini sudah tiada.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari Serambinews.com Rabu (14/10/2020), Fadli Fajar saat ini tinggal di Kota Medan, Sumatera Utara.

Sementara putranya, R, baru dua minggu tinggal bersama ibunya, D, di Kecamatan Birem Bayeun Aceh Timur.

Diakuinya, sejak berpisah dengan korban D dua tahun lalu, R bersama sang adik memang tinggal bersama dirinya di Medan Selayang.

"Tanggal 19 September 2020 lalu, saya baru saja merayakan ulang tahun almarhum yang genap berusia 10 tahun," ujar pria berdarah Aceh-Karo ini sambil menangis.

Baca juga: Tanpa Belas Kasihan,Tubuh Wanita Ini Diseret Pelaku ke Kebun Sawit, Diperkosa saat Tak Berdaya

Baca juga: Istri dan Anak Jadi Korban Kebiadaban Samsul, Ayub Sempat Ngobrol Soal Ini dengan Pelaku Depan Rumah

Berapa hari setelah merayakan ultahnya yang ke-10, korban D datang ke rumahnya di Medan Selayang dengan maksud membawa Rangga ke Aceh.

Seperti sudah firasat, saat itu Fadli Fajar mengaku berat melepas kepergian putra pertamanya itu.

"Tapi karena almarhum terus merengek dan bersikeras ikut, akhirnya saya mengizinkannya," imbuhnya.

Ia pun mengaku sempat kaget dan tak percaya mendengar kabar anaknya itu telah meninggal dunia.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved