Breaking News:

Info Kesehatan

Cara Mengobati Kanker Payudara Tanpa Kemoterapi, Bisa Gak? Ini Kata Dokter

Merujuk laman resmi Kementerian Kesehatan, kemoterapi adalah salah satu jenis pengobatan kanker payudara.

Tribunnews.com
ilustrasi kanker payudara 

Melansir laman Cancer.org, studi yang diterbitkan di New England Journal of Medicine lalu menyatakan, tes genetika dapat membantu pasien kanker payudara dalam kondisi tertentu tanpa kemoterapi.

Kondisi tersebut meliputi status pasien masih dalam stadium awal, kondisi tumor masih kecil, dan belum menyebar ke kelenjar getah bening.

Studi tersebut melibatkan 10.000 pasien kanker payudara HER2-positif (kanker yang disebabkan kelebihan protein human epidermal growth factor receptor 2), dengan kondisi kanker masih stadium awal.

Tumor pasien tersebut diuji secara genetika untuk melihat kemungkinan kanker kembali menyerang setelah perawatan awal.

Dari tes genetika dan pengambilan sampel biopsi tumor pasien, peneliti membuat skor nol sampai 100.

Pasien yang skornya kurang dari atau sama dengan 10, tidak memerlukan kemoterapi.

Skor di atas 25, sudah pasti perlu kemoterapi. Sedangkan skor 11 sampai 25, kebutuhan kemoterapinya masih belum jelas.

"Hasil studi ini dapat menjadi pertimbangan beberapa pasien kanker payudara tahap awal bisa aman tanpa kemoterapi," kata Kathy Albain, MD, salah satu perwakilan peneliti.

Namun, para ahli memperingatkan, angin segar bagi pengobatan kanker payudara tersebut tidak berlaku saat kondisi tumor pasien sudah membesar atau kondisi kanker sudah menyebar (metastasis).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengobatan Kanker Payudara Tanpa Kemoterapi, Bisakah?", Klik untuk baca: 
Penulis : Mahardini Nur Afifah
Editor : Mahardini Nur Afifah

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved