Info Kesehatan

Cara Mengobati Sakit Kepala Tegang, Kenali Juga Penyebab dan Bahayanya

Sakit kepala karena tegang biasanya berupa nyeri ringan hingga sedang di kepala yang sering digambarkan sebagai perasaan terikat di kepala.

Editor: Tsaniyah Faidah
youqueen.com
Ilustrasi sakit kepala 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sakit kepala tegang atau tension headache kerap dialami oleh orang di usia produktif.

Merangkum Mayo Clinic, sakit kepala karena tegang biasanya berupa nyeri ringan hingga sedang di kepala yang sering digambarkan sebagai perasaan terikat di kepala.

Berikut ini adalah beberapa gejala sakit kepala tegang lain yang bisa diwaspadai:

  • Sakit kepala yang terasa nyeri dan tumpul
  • Sensasi sesak atau tekanan di dahi atau di samping dan belakang kepala
  • Nyeri pada otot kulit kepala, leher, dan bahu Intensitas sakit kepala tidak bertambah meski penderitanya melakukan aktivitas fisik seperti naik-turun tangga dan sebagainya.

Baca juga: Cara Mengobati Asam Urat Pakai Ramuan Herbal, Catat Bahan dan Cara Mengolahnya

Pada sakit kepala karena tegang, tidak muncul gejala kepala berdenyut dan perasaan mual.

Meski demikian, penderitanya terkadang mengalami gejala sensitif terhadap cahaya (fotofobia) dan suara (fonofobia).

Sakit kepala tegang secara umum dapat dibagi menjadi 3 kategori, yakni episodik, kronis, dan sewaktu.

Apa bedanya?

Baca juga: Cara Mengobati Sakit Mata Secara Alami, Simak Penjelasannya di Sini!

1. Sakit kepala tegang episodik

Sakit kepala tegang tipe ini adalah serangan sakit kepala yang terjadi kurang dari 15 kali dalam sebulan, setidaknya selama tiga bulan berturut-turut.

2. Sakit kepala tegang kronik

Sakit kepala tegang tipe ini adalah serangan sakit kepala lebih dari 15 kali dalam sebulan, setidaknya selama tiga bulan berturut-turut.

3. Sakit kepala tegang sewaktu

Sakit kepala tegang tipe ini adalah serangan sakit kepala sesekali tanpa sering berulang.

Baca juga: Cara Mengobati Sembelit dengan Bahan Alami, Termasuk Bisa dengan Minum Teh Madu Lemon

Kapan harus ke dokter saat mengalami sakit kepala tegang?

Jika sakit kepala tegang mengganggu hidup Anda atau Anda perlu minum obat untuk sakit kepala lebih dari dua kali seminggu, temui dokter segera.

Meskipun Anda memiliki riwayat sakit kepala, temui dokter jika polanya berubah atau sakit kepala tiba-tiba terasa berbeda.

Kadang-kadang, sakit kepala dapat mengindikasikan kondisi medis yang serius, seperti tumor otak atau pecahnya pembuluh darah yang melemah (aneurisma).

Baca juga: Cara Mengobati Diare Tanpa Minum Obat, Jangan Abaikan Jika BAB Berdarah

Sementara, jka Anda memiliki salah satu dari tanda atau gejala ini, carilah perawatan darurat:

  • Sakit kepala parah yang tiba-tiba
  • Sakit kepala disertai demam, leher kaku, kebingungan mental, kejang, penglihatan ganda, kelemahan, mati rasa atau kesulitan berbicara
  • Sakit kepala setelah cedera kepala, terutama jika sakit kepala semakin parah

Penyebab sakit kepala tegang

Melansir Health Line, sakit kepala tegang disebabkan oleh kontraksi otot di daerah kepala dan leher.

Jenis kontraksi ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti:

  • Makanan
  • Kegiatan
  • Penyebab stres

Baca juga: Cara Mengobati Keloid dengan Mudah dan Aman, Bisa Hilang dengan 3 Cara Ini

Beberapa orang mengalami sakit kepala tegang setelah menatap layar komputer dalam waktu lama atau setelah mengemudi dalam waktu lama.

Suhu dingin juga bisa memicu sakit kepala tegang.

Pemicu sakit kepala tegang lainnya meliputi:

  • Konsumsi alkohol
  • Ketegangan mata
  • Mata kering
  • Kelelahan
  • Merokok
  • Pilek atau flu
  • Infeksi sinus
  • Kafein
  • Postur tubuh yang buruk
  • Stres emosional
  • Penurunan asupan air
  • Kurang tidur
  • Melewatkan makan

Baca juga: 7 Cara Mengobati Masuk Angin Tanpa Obat, Nomor 3 Paling Penting

Dari sekian banyak hal itu, faktor psikis dilaporkan menjadi penyebab utama sakit kepala tegang.

Stres pekerjaan, kelelahan, dan masalah pribadi bisa memicu munculnya sakit kepala tegang.

Itu mengapa, jenis sakit kepala ini juga dikenal sebagai sakit kepala psikogenik.

Stres dan beban pikiran yang melanda seseorang bisa menstimulasi saraf perfifer atau saraf tepi pada otak hingga memicu kontraksi pada otot-otot di area kepala dan menimbulkan nyeri.

Baca juga: Cara Mengobati Nyeri Menstruasi yang Mudah, Kelola Stres dan Cukup Minum Air Putih

Komplikasi sakit kepala tegang

Apabila tidak diatasi dengan baik, sakit kepala tegang tipe sewaktu bisa berkembang menjadi sakit kepala tegang tipe episodik, lalu meningkat lagi menjadi sakit kepala tegang tipe kronik.

Jika sudah kronik, sakit kepala tegang sangat bisa mempengaruhi kualitas hidup dan produktivitas seseorang, serta memicu munculnya keluhan nyeri pada titik-titik lain, seperti nyeri bahu, nyeri punggung, dan sebagainya.

Kalau sudah begini, akan lebih sulit lagi mendeteksi asal muasal munculnya nyeri tersebut.

Baca juga: Cara Mengobati Sengatan Tawon di Rumah, Cukup Pakai Madu atau Pasta Gigi

Begini cara mengobati sakit kepala tegang

Merangkum WebMD, jika hanya sesekali muncul, gejala sakit kepala tegang bisa diredakan dengan bantuan pain killer, pijatan pada otot-otot sekitar kepala yang tegang, atau obat luar semacam essential oils.

Namun, jika sering terjadi, penderita sakit kepala tegang perlu melakukan hal lain untuk mengatasi penyebabnya, bukan sekadar meredakan gejala.

Beberapa langkah utama yang perlu dilakukan untuk mengatasi sakit kepala tegang, yakni:

  • Menyeimbangkan ritme hidup
  • Mengelola stres dengan baik
  • Menerapkan pola hidup sehat

Baca juga: Begini Cara Mengobati Cantengan, Jangan Salah Kenali Dulu Penyebabnya

Jadi, sesibuk apa pun Anda, sempatkanlah beristirahat, tidur, dan olahraga untuk melenturkan dan mengendurkan ketegangan otot.

Selain itu, kuasai juga kemampuan mengelola stres.

Stres seringkali tidak dipicu oleh kesibukan, melainkan dari dalam pikiran sendiri.

Pada kenyatannya, ada orang yang sehari-harinya tidak sibuk, tapi bisa mengalami stres karena hal-hal kecil.

Sementara itu, jika sakit kepala tegang tak kunjung membaik setelah dilakukan beberapa langkah pengobatan di atas, sebaiknya Anda jangan tunda lagi untuk berkonsultasi pada dokter.

Baca juga: Cara Mengobati Gatal-gatal yang Ampuh dan Cepat, Cukup Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

Semakin cepat sakit kepala tegang ditangani, kian besar pula kemungkinannya untuk bisa diatasi hingga tuntas.

Dokter juga bisa melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk melihat kemungkinan lain yang menyebabkan sakit kepala, seperti adanya infeksi atau kelainan fisiologis.

Selain itu, dokter mungkin dapat memberikan penanganan tambahan jika dinilai perlu, seperti pemberian obat antidepresan, terapi akupunktur, dan fisioterapis.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Sakit Kepala Tegang: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Sumber: Kompas.com
  • Berita Terkait :#Info Kesehatan
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved