Breaking News:

Glorious Reds Dipertemukan dari Persija Jakarta dan JKT48

Nama baru, wajah lama. Itu sedikit deskripsi mengenai salah satu komunitas Persija Jakarta fans yang bernama Glorious Reds.

istimewa
Aktifitas Glorious Reds untuk tetap menjalin kekompakan sesama anggota Jakmania 

Tak hanya itu, Ikin mengaku bahwa saat ini sepak bola itu telah menjadi salah satu nafas dalam kehidupannya.

"Arti sepak bola menurut saya pribadi adalah hobi. Saya suka sepak bola mulai dari 2002 saat Piala Dunia Korea Jepang. Dari situ, lama-lama saya tertarik menjadi seorang suporter sepak bola. Intinya sepak bola adalah segalanya dan saat ini menjadi salah satu bagian dari hidup saya," bebernya.

Terkait menjaga kekompakan, Glorious Reds memiliki beragam kegiatan positif agar dapat terus menjalin silaturahmi antar sesama crewnya.

"Kalau komunikasi sesama crew, kita ada grup Whatsapp di sana kita bisa sharing. Sebelum Covid-19 itu kita rutin hampir setiap akhir pekan berkumpul di daerah Jakarta Selatan. Tapi saat ada Covid ini, kita kan harus mengikuti peraturan yang ada. Jadi kita manfaatkan teknologi untuk komunikasi," paparnya.

"Selain kopdar, kita mengadakan nonton bareng, kalau tidak nobar, saat ini kita sering bermain mini soccer atau futsal," ungkapnya.

Sementara itu, untuk menjaga komunikasi dan mempererat hubungan persaudaraan dengan Jakmania lainnya, Ikin mengagakan bahwa Glorious Reds kerap mengadakan pertemuan yang sifatnya untuk bertegur sapa mengenal satu sama lain.

"Kalau silaturahmi dengan komunitas fans Persija ya kita mengadakan nobar bersama teman-teman Jakarta Inspiring dan kita futsalan bareng juga, kemarin main bareng Jakonline," ujarnya.

Selain itu, Ikin menjelaskan alasannya kenapa bisa jatuh cinta terhadap tim berjuluk Macan Kemayoran.

Menurutnya, Persija Jakarta merupakan salah satu tim besar di Indonesia dengan menorehkan segudang prestasi dan memiliki suporter yang solid dibalut dengan rasa kekeluargaan.

"Persija Jakarta adalah kebanggaan. Kebanggaan itu tumbuh dari seiring berjalannya waktu. Awalnya itu hanya sekedar suka. Dari suka kemudian tumbuh menjadi cinta setelah cinta maka munculah rasa memiliki dan rasa kebanggaan terhadap klub itu," paparnya.

Halaman
123
Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved