Breaking News:

Pembunuh Istri dan Anak Tiri Meninggal di Tahanan Isolasi, Sempat Akui Menyesal: Saya Minta Maaf

Setelah menjalani perawatan karena hasil rapid testnya reaktif, tersangka pembunuh istri dan anak tiri meninggal dunia.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Ardhi Sanjaya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Keluarga korban menunjukkan foto Gadis Cantik yang ditemukan meninggal dunia di Pontianak (kiri), dan Pelaksanaan Pra Rekonstruksi Pembunuhan ibu dan anak di Jalan Tanjung Harapan, Kecamatan Banjar Serasan, Kecamatan Pontianak Timur. Sabtu 3 Oktober 2020. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Masih ingat kasus dugaan pembunuhan terhadap ibu dan putrinya yang sempat menghebohkan beberapa waktu lalu?

Pelaku pembunuhan itu rupanya merupakan suami dari sang ibu dan ayah tiri dari putrinya.

Kabar terbaru, tersangka bernama AL itu meninggal di tahanan ruang isolasi.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi di Jalan Tanjung Harapan, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat ( Kalbar ).

Kematian pelaku AL ini dibenarkan oleh Kapolresta Pontianak, Kombespol Komarudin melalui Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson Polii, pada Kamis 22 Oktober 2020.

Ia mengatakan AL, yang membunuh istri dan putri tirinya itu meninggal di tahanan ruang isolasi RS Bhayangkara Anton Sujarwo Pontianak pada Rabu 21 Oktober 2020.

Tersangka ditahan di ruang isolasi karena dinyatakan reaktif.

Menurut AKP Rully, setelah tiga hari ditangkap dan dilakukan pemeriksaan rapid test, AL dinyatakan reaktif, sehingga dilakukan isolasi di RS Bhayangkara Anton Sujarwo Pontianak.

"Dari hasil pemeriksaan dokter, yang bersangkutan mengalami infeksi saluran pernafasan disebabkan racun rumput yang sempat diminumnya," ungkap AKP Rully, dilansir TribunnewsBogor.com dari TribunPontianak, Jumat (23/10/2020).

Rully mengatakan, jenazah tersangka AL telah serahkan ke pihak keluarga dan dikebumikan.

Baca juga: Motif Suami di Kalbar Bunuh Istri dan Anak Tirinya, Tak Terima Diminta Cerai

Baca juga: Ayah Perkosa Anak Tiri saat Istri Tidur, Tersangka Mulai Beraksi Sejak Korban Masih SD

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved