Breaking News:

Diminta Pendapat Soal Setahun Jokowi - Ma'ruf Amin, Edy Rahmayadi : Aduh, Ini yang Paling Berat

Namun Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi malah enggan berkomentar soal setahun pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

Instagram @edy_rahmayadi
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi menyatakan mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI saat Kongres PSSI di Bali, Minggu (20/1/2019) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Setahun enam hari pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin sudah berlangsung. Evaluasi dan harapan dilontarkan banyak orang, termasuk para kepala daerah.

Namun Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi malah enggan berkomentar soal setahun pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

"Aduh, ini yang paling berat. Aku bicara Sumatera Utara aja ya, nanti salah...," kata Edy singkat kepada Kompas.com di rumah dinasnya usai berdialog dengan wartawan, Senin (26/10/2020).

"Evaluasi, mudah-mudahanlah semua berjalan dengan baik," lanjutnya.

Seperti diberitakan, Selasa (20/10/2020) lalu, tepat satu tahun pemerintahan Jokowi - Ma'ruf Amin.

Pada pidato pertamanya di depan sidang paripurna MPR RI, Minggu (20/10/2019) petang, Jokowi menegaskan untuk menghadapi dunia yang penuh risiko, dinamis dan kompetitif dengan mengembangkan cara dan nilai-nilai baru.

Lima prioritas pembangunan dengan sumber daya manusia dan inovasi menjadi poin utama yaitu pembangunan SDM, melanjutkan pembangunan infrastruktur.

Menghubungkan kawasan produksi dengan kawasan distribusi, mengakselerasi perekonomian rakyat.

Ketiga, memangkas, memotong, menyederhanakan segala bentuk kendala regulasi.

Pemerintah akan mengajak DPR untuk menerbitkan dua undang-undang besar yaitu UU Cipta Lapangan Kerja dan UU Pemberdayaan UMKM menjadi Omnibus Law.

Halaman
12
Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved