Kesaksian Pak RW Soal Perilaku Keseharian PSK yang Tewas di Kontrakan, Keluar Kamar Kalau Ingin Ini

Meski baru sepekan, namun korban sudah nekat membawa pelangganya untuk bercinta di dalam kamar kost.

Penulis: Damanhuri | Editor: khairunnisa
Ist
Ilustrasi PSK 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Tewasanya seorang Pekerja Seks Komersial ( PSK) di dalam kamar kontrakan membuat geger warga disektar lokasi kejadian.

Wanita berinisial SS beruisa 24 tahun itu tewas dibunuh oleh pelanggannya sendiri usai berhubungan intim di kamar kontrakannya milik Haji Jamal yang berlokasi di Jalan Rahayu 1, Bekasi Utara, Kota Bekasi.

SS tewas dibunuh oleh pelangganya bernama Bayu Dani Adal.

Pelaku pun saat ini sudah diamankan polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Menurut cerita Ketua RW setempat, Monang Pardede, SS yang merupakan korban pembunuhan ternyata baru seminggu tinggal dikosannya itu.

"Kalau dari informasi pengelola (Indekos) dia ( korban) baru satu minggu tinggal di situ," kata Monang kepada wartawan.

Meski baru sepekan, namun korban sudah nekat membawa pelangganya untuk bercinta di dalam kamar kost.

Namun nahas, usai melayani pelanggannya, korban SS pun meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan.

Indekos tempat ditemukannya jasad SS berada di lantai dua kamar nomor 12 yang juga sekaligus tempat penitipan sepeda motor.

"Jadi itu dulu hanya penitipan motor saja, baru sekitar satu tahun pemiliknya Haji Jamal membuat kost-an," tuturnya melansir Tribun Jakarta.

Warga sekitar tempat tinggal korban pun tak begitu mengenal dengan sosok SS.

Baca juga: KRONOLOGI PSK Tewas Usai Berhubungan Badan di Kontrakan, Lampu Kamar Sengaja Dimatikan

Monang Pardede Ketua RW01 Kelurahan Margamulya, Bekasi Utara lokasi kejadian pembunuhan PSK di kamar indekos.
Monang Pardede Ketua RW01 Kelurahan Margamulya, Bekasi Utara lokasi kejadian pembunuhan PSK di kamar indekos. (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

Aktivitas dan keseharian korban selama sepekan tinggal di kost-an Haji Jalam pun tak ada yang mengetahui.

Sebab, SS hanya sesekali keluar dari kamar kostnya hanya untuk membeli makan saja.

"Kalau kenal kurang begitu tahu, tapi warga sekitar situ bilang paling kalau keluar dia beli makan aja, abis itu naik lagi ke atas," terang Monang.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved