Breaking News:

Makna Sumpah Pemuda Bagi Gustur Cahyo Putro, Semangat Pembaruan

Lebih lanjut, Gustur juga mengajak semua pemuda untuk bersatu dan membuat suatu pergerakan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat.

TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
pemain sayap PS Tira Persikabo, Gustur Cahyo Putro 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CITEUREUP - Gelandang sayap Persikabo 1973, Gustur Cahyo Putro memiliki arti tersendiri dalam peringatan Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2020).

Mantan pemain PSCS Cilacap tersebut mengatakan bahwa momentum Sumpah Pemuda ini harus diresapi seluruh pemuda di Tanah Air, agar ke depannya lebih baik lagi.

"Makna sumpah pemuda bagi saya adalah sebuah semangat pembaruan untuk seorang pemuda. Bagi saya setiap pemuda di Indonesia harus bisa menjadi pemuda versi terbaik dalam dirinya," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com.

Lebih lanjut, Gustur juga mengajak semua pemuda untuk bersatu dan membuat suatu pergerakan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Semoga seluruh pemuda di Indonesia semakin bisa berkembang, bisa maju dalam segala aspek apapun. Selama itu kegiatan posistif mendorong untuk maju ya lakukan itu," jelasnya.

Selain itu, Gustur mengatakan bahwa pemuda Indonesia harus tetap kuat dan tidak terjerumus dalam narkoba yang menjadi momok awal kehancuran generasi penerus.

"Semoga pemuda Indonesia terhindar dari narkoba, karena pemuda adalah ibarat nyawa yang harus menggerakan bangsa ini. Peran pemuda di negeri ini sangat vital. Maka jadilah pemuda mempunyai semangat tinggi untuk berjuang, bekerja sehingga negara ini bisa maju ditangan pemuda," ungkapnya.

Terkait persiapan, Gustur mengaku terus menjalankan latihan bersama dengan satu timnya yang lain, sesuai arahan tim pelatih.

"Insya Allah kalau persiapan itu kami tetap melaksanakan. Kami para pemain berlatih sesuai dengan instruksi Coach Igor Nikolayevich Kriushenko dan asisten pelatih Miftahudin Mukson," tandasnya.

yang kami lakukan sangat bagus," ungkapnya.

Semula, PSSI dan PT LIB menjadwalkan bahwa kompetisi Liga 1 2020 kembali dilanjutkan 1 Oktober lalu. Namun, niat tersebut tidak mendapatkan restu dari Polri lantaran penyebaran Covid-19 di Indonesia angkanya masih tinggi.

Menyikapi hal itu, PSSI dan PT LIB menghormati keputusan yang dikeluarkan Kepolisian.

PSSI, PT LIB, dan seluruh kontestan Liga 1 2020 kembali berkumpul untuk menyepakati bahwa kompetisi kembali harus dilaksanakan pada awal November.

Namun hingga saat ini belum ada kejelasan terkait nasib lanjutan kompetisi Liga 1 2020.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved