Breaking News:

Gerebek Sabung Ayam, Polisi Ini Tewas Gara-gara 'Dibunuh' Ayam Jago: Pertama Kali dalam 25 Tahun

Letnan Christine Bolok, polisi asal Filipina ini dibunuh oleh serangan taji dari Ayam Jago

Pixabay
ILUSTRASI Ayam Jago 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Seekor Ayam Jago diketahui telah menyebabkan seorang polisi terbunuh dalam penggerebekan sabung ayam ilegal di provinsi Samar Utara, Filipina.

Letnan Christine Bolok dibunuh oleh serangan taji dari Ayam Jago, sebuah pisau baja setajam silet yang biasanya dipasang di kaki ayam aduan.

Melansir BBC pada Rabu (28/10/2020), pisau itu menyayat paha kiri Bolok, tepat mengiris arteri femoralisnya.

Dia dilarikan ke rumah sakit, tapi dinyatakan meninggal saat tiba di sana.

Sebenarnya selama pandemi Covid-19, pemerintah Filipina telah mengelurakan kebijakan untuk melarang kegiatan sabung ayam.

Baca juga: Cara Sadis Eko Paksa Yulia Sebutkan Pin ATM di Kandang Ayam, Kerabat Jokowi Dihabisi Pakai Linggis

Baca juga: Deni Mulyadi Pelajar Penjual Ayam Jago Asal Bogor Viral, Sukarelawan Berdatangan

Menurut kantor berita pemerintah The Philippine News Agency (PNA), sebelum pandemi virus corona, sabung ayam hanya diperbolehkan di ruang khusus yang berlisensi.

Selain itu, sabung ayam juga boleh dilakukan pada Minggu dan hari libur resmi, serta selama pesta lokal, yang berlangsung maksimal 3 hari.

Ayam Jago
Ayam Jago (Mynewshub)

Kepala polisi provinsi Kolonel Arnel Apud mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa kecelakaan yang dialami Bolok sebagai "kemalangan".

Bahkan polisi menyebutnya sebagai "nasib buruk yang tidak dapat saya jelaskan".

Baca juga: Jangan Campur Nasi Putih dengan Tiga Makanan Ini, Bisa Bahaya untuk Kesehatan !

Baca juga: Sosok Abdoullakh Anzorov Pemenggal Guru di Perancis Ajarkan Kartun Nabi

"Saya tidak percaya ketika pertama kali mendapatkan laporannya. Ini adalah pertama kalinya dalam 25 tahun saya sebagai polisi saya kehilangan seorang pria karena taji ayam aduan," ujar Apud.

Kapolres juga mengirimkan "simpati terdalam" kepada keluarga korban, kata PNA. 

Tiga orang ditangkap dan 7 ayam jago aduan, dua set taji dan uang 550 Peso Filipina (Rp 166.466) disita, lapor PNA.

Sementara, masih ada 3 tersangka yang jadi buronan.

Sabung ayam sangat populer di Filipina, biasanya menarik banyak orang yang bertaruh pada hasil perkelahian antar ayam itu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seorang Polisi Terbunuh oleh Seekor Ayam dalam Penggerebekan di Filipina", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/global/read/2020/10/28/152945670/seorang-polisi-terbunuh-oleh-seekor-ayam-dalam-penggerebekan-di-filipina.
Penulis : Shintaloka Pradita Sicca
Editor : Shintaloka Pradita Sicca

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved