Breaking News:

PSSI dan PT LIB Harus Memberi Surat Resmi Kepada Tim Kontestan Liga 1 dan 2 2020

Selain itu, rekomendasi terhadap kompetisi Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 juga tak dikeluarkan karena mempertimbangkan kondisi pandemi virus corona.

Istimewa
PT LIB meninjau kesiapan Stadion di Daerah Istimewa Yogyakarta yang dijadikan rumah banyak klub kontestan Liga 1 2020 - istimewa 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBBUNNEWSBOGOR.COM, JAKARTA - Kompetisi Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 dipastikan takkan berlanjut lagi tahun ini.

Keputusan itu diambil berdasarkan kesepakatan dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang menegaskan bahwa tidak akan ada kompetisi Liga 1 hingga awal tahun depan. 

Hal itu tak terlepas dari izin yang tak keluar dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Polri tidak memberikan izin keramaian karena fokus ke Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada akhir tahun. 

Selain itu, rekomendasi terhadap kompetisi Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 juga tak dikeluarkan karena mempertimbangkan kondisi pandemi virus corona.

Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi mengatakan bahwa kompetisi tahun 2020 bukan ditiadakan, melainkan hanya diundur menjadi Februari 2021.

"Rapat Exco PSSI menghasilkan keputusan bahwa PSSI menunda seluruh kompetisi yakni Liga 1, 2, dan 3 pada tahun 2020 ini. Selanjutnya kompetisi akan dimulai lagi pada awal 2021 mendatang," ujarnya.

"PSSI akan memberikan kewenangan kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 dan 2 untuk mencari formula, format, dan sistem kompetisi terhadap keputusan PSSI tersebut," tambahnya.

Menyikapi hal tersebut, anggota Exco Asprov PSSI Jawa Barat, Delif Subeki mengatakan bahwa PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) harus memberikan surat resmi kepada seluruh peserta.

"PSSI harus secepatnya mengeluarkan official statement terkait hal tersebut sehingga klub ada kepastian. Harus mengeluarkan surat ke tim," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon oleh TribunnewsBogor.com, Jumat (30/10/2020).

"Kalau tidak ada statement maka akan mengakibatkan Klub-klub tidak dapat mengambil keputusan terkait dengan pemain dan official," tandasnya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved