Breaking News:

Liga 1 2020

Liga 1 2020 Ditunda hingga Tahun 2021, Pelatih Persikabo 1973 Pilih Liburkan Pemain

Menyikapi hal itu, Igor mengambil langkah bahwa seluruh punggawa tim berjuluk Laskar Padjajaran diliburkan selama satu pekan ke depan.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Pelatih Persikabo 1973, Igor Nikolayevich Kriushenko saat berbincang dengan awak media Senin (2/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CITEUREUP - Pelatih Persikabo 1973, Igor Nikolayevich Kriushenko mengaku rasa resah dan gelisah yang ada di dalam dirinya perlahan menghilang.

Mantan pelatih Timnas Belarusia itu menjelaskan bahwa beban pikiran yang selama ini ada di dalam dirinya akibat sering memikirkan terkait nasib kelanjutan kompetisi Liga 1 2020, kini sudah terjawab.

Lanjut Igor, keputusan PSSI yang menunda penyelenggaraan kompetisi Liga 1 2020 yang awalnya bergulir November 2020 menjadi awal tahun 2021 membuat seluruh kontestan bisa mengambil langkah terkait program tim yang akan dijalankan. 

"Saya mendengar sudah ada keputusan dari PSSI. Tidak lagi kita menunggu berbulan-bulan seperti yang lalu dan bertanya-tanya kapan liga kembali mulai. Keputusan ini membuat kita sedikit lebih tenang," ujarnya, Senin (2/10/2020).

Menyikapi hal itu, Igor mengambil langkah bahwa seluruh punggawa tim berjuluk Laskar Padjajaran diliburkan selama satu pekan ke depan.

Kendati demikian, usai mendapatkan libur selama satu pekan, Igor kembali memanggil pemain untuk kembali melakukan latihan dengan intensitas yang ringan.

"Anak-anak kita kasih libur selama satu minggu dan setelah itu akan ada latihan kembali. Tapi tidak full. Latihan tersebut kita lakukan tiga kali selama seminggu," paparnya.

 Sementara itu, kompetisi Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 dipastikan takkan berlanjut lagi tahun ini.

Keputusan itu diambil berdasarkan kesepakatan dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang menegaskan bahwa tidak akan ada kompetisi Liga 1 hingga awal tahun depan. 

Hal itu tak terlepas dari izin yang tak keluar dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Polri tidak memberikan izin keramaian karena fokus ke Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada akhir tahun. 

Selain itu, rekomendasi terhadap kompetisi Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 juga tak dikeluarkan karena mempertimbangkan kondisi pandemi virus corona.

Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi mengatakan bahwa kompetisi tahun 2020 bukan ditiadakan, melainkan hanya diundur menjadi Februari 2021.

"Rapat Exco PSSI menghasilkan keputusan bahwa PSSI menunda seluruh kompetisi yakni Liga 1, 2, dan 3 pada tahun 2020 ini. Selanjutnya kompetisi akan dimulai lagi pada awal 2021 mendatang," ujarnya.

"PSSI akan memberikan kewenangan kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 dan 2 untuk mencari formula, format, dan sistem kompetisi terhadap keputusan PSSI tersebut," tambahnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved