Breaking News:

Satgas Covid-19 Temukan 69 Wisatawan di Puncak Bogor Reaktif Covid-19 saat Libur Panjang

Sebanyak 69 pengunjung di kawasan Puncak Bogor dinyatakan reaktif Covid-19 dalam tes rapid massal selama libur panjang akhir Oktober 2020.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
TRIBUNNEWSBOGOR.COM/NAUFAL FAUZY
Ratusan wisatawan yang mengunjungi Puncak Bogor dites rapid di kawasan Simpang Gadog, Kamis (29/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BABAKAN MADANG - Sebanyak 69 pengunjung di kawasan Puncak Bogor dinyatakan reaktif Covid-19 dalam tes rapid massal selama libur panjang akhir Oktober 2020.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa rapid tes massal tersebut digelar selama tiga hari berturut-turut dengan peserta dipilih secara acak.

"Rapid test 3 hari berturut-turut di tiga tempat. Ada sekitar 1.405 yang di-rapid tes dan yang reaktif itu 69 orang," kata Bupati Bogor Ade Yasin di Babakan Madang, Senin (2/11/2020).

Dia menjelaskan bahwa target peserta wisatawan yang dites rapid ini melenceng dari target 3000 tes.

Sebab, lonjakan wisatawan saat libur panjang kali ini tidak terlalu tinggi serta diduga banyak wisatawan yang takut di-rapid tes.

"Seharusnya targetnya 3000 ya, tapi banyak juga yang begitu kita rapid tes, mereka pulang lagi, takut juga. Jadi ada sekitar 1.405 yang dirapid tes," kata Ade.

Wisatawan yang reaktif Covid-19 ini, kata dia, juga langsung dites swab oleh petugas di lokasi rapid tes massal dan mereka tidak diperkenankan untuk melanjutkan wisata di kawasan Puncak Bogor.

"Yang reaktif 69 orang itu dipulangkan tidak boleh masuk, tidak boleh melanjutkan untuk berwisata di Puncak. Yang 69 di-swab hasilnya 2-3 hari ke depan mudah-mudahan sudah ada," pungkas Ade Yasin.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved