Breaking News:

Persikabo 1973

Kisah Awal Munadi Menjadi Pesepak Bola Profesional, Pernah Main Bola Tak Pakai Sepatu di Jalanan

Bermimpi menjadi pesepak bola profesional membuat Munadi berusaha keras membuktikan bahwa dirinya mampu untuk menggapai asanya tersebut.

Istimewa
Gelandang Persikabo 1973, Munadi saat sesi foto perkenalan pemain 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, JAKARTA - Bermimpi menjadi pesepak bola profesional membuat Munadi berusaha keras membuktikan bahwa dirinya mampu untuk menggapai asanya tersebut.

Kaki berdarah dan di bawah terik mentari bukan menjadi alasan untuk Munadi bermain sepak bola meski hal tersebut dilakukannya di aspal, tanpa alas kaki.

Ketertarikan Munadi dalam dunia si kulit bundar telah muncul saat usianya menginjak 6 tahun.

Melihat keseriusan dan bakat yang ada di dalam seorang Munadi, keluarganya pun berinisiatif untuk memasukkan Munadi ke Sekolah Sepak Bola (SSB).

"Masih kecil sering main bola tidak pakai sepatu di jalanan. Setiap main bola di jalanan pasti jempol kaki berdarah kena aspal, nah dari situ kakek masukin sekolah sepak bola," ujarnya, Rabu (4/11/2020) saat bincang bersama Super Ball live.

Lalu, kemudian Munadi didaftarkan oleh keluarganya ke salah satu SSB yang berada di Bekasi, Jawa Barat.

"Pertama itu saya sekolah sepak bola di SSB Tunas Patriot, Bekasi Jawa Barat. Itu pertama kali keluarga menyalurkan hobi dan bakat saya," jelasnya.

Langkah Munadi terbilang mulus. Sebab, dia mendapatkan dukungan penuh dari keluarganya untuk meniti karir sebagai pesepak bola.

"Alhamdulillah dukungan dari orang tua sangat mendukung di sepak bola ya dari keluarga juga suka sepak bola ya walaupun keluarga hanya pemain sepak bola kampung," bebernya.

Semakin beranjak dewasa, Munadi pun memutuskan untuk ikut seleksi pemain Persib Bandung U-21.

"Waktu itu ada namanya Piala Soeratin. Nah dari sana saya mengikuti. Setelah itu berkesempatan seleksi di Persib Bandung U-21. Dari 100 orang kemudian diseleksi menjadi 30 orang dan alhamdulillah saya lolos menjadi bagian dari Persib U-21 ketika itu (2008).

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved