KRONOLOGI Mamah Muda Bunuh dan Rampok Pria di Binjai, Kenalan di Facebook Lalu Ajak Hubungan Intim
Mamah Muda di Binjai Ajak Cowok Kenalan di Facebook, Diajak ke Kos-kosan Lalu Dibunuh dan Dirampok.
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: khairunnisa
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Seorang mamah muda menggaet pemuda melalui akun Facebook.
Setelah berkomunikasi di Facebook, ia lalu mengajak korbannya bertemu.
Tak hanya itu, mamah muda itu juga mengajak korban berhubungan intim.
Namuan saat bertemu, korban kemudian dibunuh secara keji dan barang berharganya dibawa.
Tak sendiri, mamah muda ini melancarkan aksinya dengan dua rekannya, di mana salah satunya masih di bawah umur.
Dilansir TribunnewsBogorcom dari TribunMedan.com Sabtu (7/11/2020), polisi berhasil mengungkap pembunuhan keji terhadap pemuda bernama Reval Fahrudin (18), warga Binjai, yang ditemukan tewas pada 2 November 2020 di Jalan Wakaf Dusun IV Desa Serba Jadi, Sunggal.
Dalam kasus pembunuhan itu, polisi mengamankan tiga orang pelaku.
Satu dari ketiga pelaku itu merupakan wanita berinisial YF (17), seorang ibu rumah tangga warga Jalan Danau Lau Tawar Kelurahan Sumber Karya, Binjai.
Dalam melancarkan aksinya, YF berperan sebagai pemancing untuk menarik korban.
Dua tersangka lainnya yaksi seorang pemuda dan remaja di bawah umur.
Baca juga: Kronologi ABG Bunuh Sahabatnya di Depan Ibu yang Lumpuh, Kesal Gara-gara Dibilang Jelek dan Miskin
Baca juga: KRONOLOGI Wajah Mamah Muda Disiram Minyak Panas oleh Suaminya Gara-gara Main Tiktok: Dia Cemburu
Satu orang tersangka terlihat harus dipapah berjalan karena ditembak oleh polisi.
Tersangka itu yakni YP alias W (23) warga Jalan Paya Bakung, Dusun VII Diski, Kecamatan Sunggal.
Tersangka lainnya adalah AR (15) warga Jalan Banten KM 14,5 Desa Diski, Kecamatan Sunggal.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko menjelaskan bahwa setelah melaksanakan olah TKP ditemukan korban telah tewas dengan 42 tusukan.
"Awalnya pada 2 November 2020 sekitar pukul 21.00 WIB dari Unit Reskrim Polsek Sunggal menerima informasi dari masyarakat bahwa ditemukan sesosok mayat di Jalan Pertanian.
Kemudian polisi mendatangi TKP dan betul ditemukan sesosok mayat bahwa terdapat pada sekitar 42 lubang yang diperkirakan bekas tusukan sehingga yang kita duga menyebabkan yang bersangkutan meninggal dunia," ungkapnya saat konfrensi pers di Mapolrestabes Medan, Jumat (6/11/2020).
Riko menyebutkan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Sunggal, mengarah pada 3 tersangka.
"Kita dapatkan ada tiga tersangka yaitu saudara YP alias W umur 23 tahun dan saudara AD ini umur masih 15 tahun. Kemudian yang perempuan saudara YF umur 17 tahun ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Danau Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai," ungkapnya.
Ajak Hubungan Intim
Tersangka YF (17) yakni sang mamah muda, berperan memancing korban dengan mengajak berhubungan intim.
Baca juga: Pria yang Bunuh PSK usai Berhubungan Intim di Kamar Kost Ditangkap, Ini yang Dilakukan Istri Pelaku
Baca juga: Tak Sanggup Layani Hubungan Intim, Suami Jual Istri Siri ke Pria Hidung Belang: Dia Pengen Bertiga
Riko menjelaskan modus para tersangka adalah mencuri dengan mengumpan seorang wanita melalui medsos.
"Modus mereka ini adalah tersangka perempuan berkenalan, berkenalan dengan calon korban melalui medsos dalam hal ini yang digunakan adalah Facebook.
Setelah berkenalan kemudian mengajak ketemuan dengan calon korban.
Dalam pertemuan itu, si perempuan ini mengajak korban ke tempat kos-kosannya," bebernya.

Keduanya kemudian bertemu di suatu tempat, lalu tersangka YF mengajak korban behubungan intim.
Sehingga keduanya menuju ke kos-kosan tersanga.
Sambung Riko, dalam perjalanan muncullah 2 rekannya.
YF pun menyampaikan bahwa rekannya ingin bergabung.
"Mereka mau menumpang, kemudian salah satu tersangka ikut bergabung di motor korban.
Jadi mereka boncengan bertiga, perempuan ada di tengah," katanya.
Baca juga: Kesal Dibilang Jelek, Gadis ABG Bunuh Sahabat Depan Ibu yang Lumpuh, Korban Dijambak Sebelum Ditusuk
Baca juga: Beredar Kabar Mantan Pacar Siswi SMA Asal Toraja Ikut Susul Bunuh Diri, Polisi Tegaskan Hoax
Namun belum sampai berhubungan intim, korban langsung dihabisi oleh ketiga pelaku.
"Sampai di TKP, korban ditusuk-tusuk oleh tersangka yang duduk paling belakang. Itu langsung ke bagian leher dengan pisau," ungkapnya.
Riko menyebutkan tersangka YP menusuk korban dengan menggunkan pisau berulang-ulang kali, dan tersangka AD menusuk berulang dengan obeng.
Usai dibunuh, para pelaku menggasak barang-barang milik korban Reval yaitu CBR 150 dan ponsel Xiaomi Note 4X.
Sudah 4 Kali Beraksi
Ternyata para pelaku pembunuhan keji seorang pemuda 18 tahun Reval Fahrudin warga Binjai, sudah 4 kali melakukan aksi kejahatan dengan modus serupa.
"Menurut pemeriksaan awal mereka sudah 4 TKP, dengan modus yang sama," ungkap Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko saat konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Jumat (6/11/2020).
Namun, dari pengakuan para pelaku, aksi-aksi sebelumnya hanya mengambil motor dan barang milik korban
"Mereka mengaku tidak pernah membunuh. Baru sekarang ini mereka membunuh, menurut pengakuannya, nanti akan kita telusuri," cetusnya.
Ia menyebutkan bahwa usai melakuan aksinya para pelaku menjual barang curiannya.
"Jadi hasil curian dari korban ini ada yang dititipkan dan sebagian dijual, dan ini uang hasil penjualannya," ungkapnya sambil menunjuk barang bukti uang sejumlah Rp 1,2 juta.
(TribunnewsBogor.com/Tribunmedan.com)