Jokowi Bagikan 630 Sertifikat Tanah ke Warga Kota Bogor

Kepala Kantor BPN Kota Bogor Erry Juliani Pasoreh mengatakan ada 630 sertifikat yang hari ini dibagikan kepada masyarakat.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Badan Perranahan Nasional (BPN) Kota Bogor menyerahkan ratusan sertifikat tanah di Kota Bogor kepada masyarakat di teras Balaikota Bogor, Senin (9/11/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bogor menyerahkan ratusan sertifikat tanah di Kota Bogor kepada masyarakat di teras Balaikota Bogor, Senin (9/11/2020).

Penyerahan sertifikat tanah milik masyarakat tersebut diawali dengan mengikuti penyerahan sertifikat tanah secara serentak yang diserahkan oleh Presiden Joko Widodo secara virtual.

Selanjutnya Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim didampingi Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bogor Erry Juliani Pasoreh menyerahkan sertifikat tanah secara langsung kepada warga Kota Bogor.

Kepala Kantor BPN Kota Bogor Erry Juliani Pasoreh mengatakan ada 630 sertifikat yang hari ini dibagikan kepada masyarakat.

Secara keseluruhan kata Erry seluruh bidang tanah di Kota Bogor sudah diukur dan didata.

Namun belum semua menjadi sertifikat lantaran pendaftar harus melengkapi beberapa persyaratan.

"Untuk Kota Bogor sudah semuanya didaftarkan, sehingga seluruh bidang tanah di Kota Bogor ini sudah selesai didata walaupun belum semua jadi sertifikat karena ada yang belum lengkap dan itu dimasukan katergori klaster tiga," ujarnya.

Erry mengatakan pendataan dan pengukuran tidak terkecuali pada tanah yang masih dalam sengketa.

Namun meski tanah sengketa sudah didata dan diukur pihak ya belum bisa mengeluarkan sertifikat selama tanah itu masih dalam sengketa.

"Kalau dia selesai bersengketa baru kita proses selama hayatdikandung badan masih bertengkar ya tifak akan kita proses," ujarnya.

Dalam proses pembuatan sertifikat untuk masyarakat di tahun 2020 ini BPN juga pihaknya membuat peta lengkap kelurahan.

Sehingga kedepan setiap bidang tanah yang ada di Kota Bogor sudah memiliki kepastian hukum.

"Di 2020 ini kita sajikan dalam bentuk peta lengkap kelurahan dari 68 kelurahan sudah 46 sisa 22 kelurahan yang akan kita selesaikan diakhir tahun dan tiga kecamatan seluruhnya sudah tersajikan dalam peta, jadi tidak akan adalagi tumpang tindih kedepannya jadi kepastian hukum dalam suatu bidang tanah itu sudah bisa terpenuhi," ujarnya.

Di lokasi yang penerima sertifikat Yati meengaku sangat senang tanah miliknya kini sudah memiliki sertifikat.

Kini Ia pu tidak khawatir akan status tanah yang dimilikinya tersebut lantaran Ia memegang sertifikat atas tanahnya.

"Kalau tinggal sudah lama, Iya Alhamdulillah lebih dimudahkan prosesnya, lebih gampang, teman teman saya tetangga keluarga yang daftar juga sudah dapat, Alhamdulillah intinya program ini sangat sangat membantu ya," ujarnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved