Breaking News:

DPR Bahas RUU Larangan Minuman Beralkohol, Bagi yang Mengonsumsi Akan Dipenjara Minimal 3 Bulan

Usulan pembahasan RUU Larangan Minuman Beralkohol ini sempat muncul pada masa jabatan dua periode sebelumnya

istock
ilustrasi minuman alkohol 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Rancangan Undang-undang Larangan Minuman Beralkohol (Minol) kembali dibahas di Badan Legislasi DPR, Selasa (10/11/2020).

Usulan pembahasan RUU ini sempat muncul pada masa jabatan dua periode sebelumnya. Namun, pembahasan RUU ini tidak mengalami kemajuan sejak 2018.

Pembahasan RUU Larangan Minol ini diusulkan oleh 21 anggota DPR, terdiri atas 18 anggota Fraksi PPP, dua anggota Fraksi PKS dan seorang anggota Fraksi Gerindra.

Pembahasan dimulai dengan pemaparan dari para pengusul RUU.

Salah seorang pengusul, anggota Fraksi PPP Illiza Sa'aduddin Djamal mengatakan, RUU Larangan Minol bertujuan melindungi masyarakat dari dampak negatif akibat konsumsi minuman alkohol.

Menurutnya, soal minuman alkohol belum diatur secara spesifik dalam undang-undang. Pengaturannya saat ini masuk di KUHP yang deliknya dinilai terlalu umum.

Baca juga: Stres hingga Konsumsi Alkohol, Ini 9 Penyebab Darah Tinggi yang Harus Diwaspadai

Baca juga: Ribuan Miras dari Tempat Hiburan Malam di Bogor Dimusnahkan Petugas Pakai Alat Berat

Pengaturan lain tentang minuman alkohol tersebar dalam berbagai bentuk, seperti keputusan presiden dan peraturan menteri yang dianggap tidak begitu kuat jika dibandingkan dengan undang-undang.

Sementara itu, Illiza menilai, aturan Larangan Minuman Beralkohol merupakan amanah konstitusi dan agama bahwa tiap orang berhak hidup sejahtera lahir batin dan bertempat tinggal di lingkungan yang baik.

"Sebab itu, melihat realitas yang terjadi seharusnya pembahasan RUU Larangan Minuman Beralkohol dapat dilanjutkan dan disahkan demi kepentingan generasi yang akan datang," kata Illiza saat dihubungi, Rabu (11/11/2020).

ilustrasi alkohol
ilustrasi minuman alkohol (kompas.com)

Jalan panjang

Halaman
1234
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved