Breaking News:

Nyobos Pilkades Bisa Tanpa Harus Pakai e-KTP, Ini Penjelasannya

- Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang dilaksanakan secara serentak pada 20 Desember 2020 membuka ruang demokrasi

TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Ilustrasi e-Ktp untuk Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang dilaksanakan secara serentak pada 20 Desember 2020 membuka ruang demokrasi tingkat desa dengan terbuka.

Khusus di Kecamatan Bojonggede, terdapat tiga desa yang melakukan Pilkades secara serentak yakni Desa Bojonggede, Desa Rawa Panjang dan Desa Waringin Jaya.

Khusus di Desa Bojonggede, terdapat 5 daerah pemilihan yang terbagi dari 24 RW.

Ketua Panitia Pilkades Desa Bojonggede, Kabupaten Bogor, Abdul Razat mengatakan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir apabila belum mendapatkan e-KTP berbentuk jadi.

Lanjut Razat, masyarakat tetap dapat memilih berdasarkan persyaratan dan ketentuan yang sudah ditetapkan.

"Ini diatur dalam Perbup 66 mengenai persyaratan pemilih dan itu secara singkatnya adalah yang bisa dijadikan bukti bahwa yang bersangkutan berhak memilih Pilkades yakni e-KTP, resi dan kartu keluarga. Itu bukti otentik untuk dapat memilih," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (12/11/2020).

Sementara itu, Razat membeberkan bahwa saat ini pihaknya masih terus melakukan pemutakhiran data dari laporan masing-masing RW untuk ke depannya dijadikan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"Iya untuk penetapan dari Daftar Pemilih Sementara (DPS) menjadi DPT masih berjalan seiring penetapan Calon Kepala Desa (Cakades) dan sejauh ini sudah ada 70 persen dari wilayah yang sudah dikembalikan kepada Panitia Pilkades adalah hasil pemutakhiran data dari wilayah masing-masing, kami masih tunggu sampai 100 persen," tegasnya.

Usai pemutakhiran data tuntas, Razat menjelaskan bahwa akan segera melakukan pembahasan dengan beberapa pihak terkait sesuai dengan tahapan dan peraturan.

"Setelah itu kami akan buat DPS yang akan di verifikasi oleh semua pihak, bakal calon, Kecamatan dan Panitia. Setelah di verifikasi dan ditandatangani maka akan menjadi DPT. Dan kita akan setor ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor," paparnya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved