Penerima BLT UMK Rp 2,4 Juta Bisa Dapat Tambahan Modal Rp 10 Juta Dari KUR

Program pertama adalah melalui jaminan sosial sedangkan bantuan program yang kedua adalah melalui relaksasi pinjaman sama subsidi bunga.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan pemerintah membantu UMKM dengan dua program. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UMKM memberikan dua jenis bantuan untuk para pelaku UMKM untuk bisa bertahan dan bangkit dari kondisi pandemi Covid-19.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan pemerintah membantu UMKM dengan dua program.

Program pertama adalah melalui jaminan sosial sedangkan bantuan program yang kedua adalah melalui relaksasi pinjaman sama subsidi bunga.

Bantuan pertama itu diberikan merupakan bantuan hibah kerja bantuan langsung tunai (BLT) untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Rp 2,4juta.

"Kita berikan hibah kerja untuk 12 juta pelaku usaha mikro itu total nilainya sekitar Rp28 Triliun," katanya Senin (16/11/2020) di wilayah Bogor Timur.

Bagi UMKM yang masih membutuhkan tambahan modal, pemerintah juga menyediakan akses kredit usaha rakyat (KUR) dengan bunga 0 persen serta pagu Rp10 juta per UMKM.

Teten menjelaskan pihaknya juga mendorong pelaku UMKM untuk mengakses program tersebut.

"Kitaa memberikan modal kerja yang murah bagi yang tadi yang sudah mendapatkan bantuan hibah modal kerja Rp2,4 juta kita dorong mereka mengakses KUR dengan KURnya mikro Rp 10 juta dengan Bunga 0 persen itu sampai Desember," katanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved