Kisah Ojol Wanita Teperdaya Rayuan Pria Kenalan, Dijanjikan Nikah Berujung Tewas Dalam Karung

Driver ojol wanita yang tewas dalam karung di belakang penginapan ternyata korban pembunuhan.

Bangkapos/Kompas.com
Kasus penemuan jasad driver ojol wanita dalam karung di Pangkalpinang terungkap. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kasus penemuan mayat driver ojol wanita dalam karung di Pangkalpinag akhirnya terungkap.

Korban, Ayu (29) tewas dihabisi oleh pria kenalannya berinisia AY (32).

Sebelumnya Ayu ditemukan tewas dalam karung pada Sabtu (14/11/2020) di belakang penginapan kawasan Kacang Pedang.

Jasad Ayu ditemukan oleh penjaga penginapan.

Pasca penemuan mayat tersebut, pihak kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan.

Hingga akhirnya terungkap bahwa pelaku pembunuhan driver ojol wanita itu adalah AY.

AY dikabarkan pernah bekerja di penginapan tersebut.

Pelaku ditangkap di Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan beberapa waktu lalu.

Baca juga: Fakta Baru Pak RT Bacok Warganya Hingga Tewas, Tak Ada Warga Yang Menolong, Sosok Korban Terungkap

Baca juga: Skenario Jahat Remaja Habisi Adik Kelas Demi Uang, Terbongkar Usai Bersandiwara: Saya Disuruh

AY tiba di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung pada Sabtu (21/11/2020).

Saat di Bandara Depati Amir Pangkalpinang, AY tampak dibawa menggunakan kursi roda.

Terlihat pula perban menutupi luka tembak.

"Tersangka yang tergolong sadis ini berusaha menghindar sehingga dilumpuhkan secara terukur," kata Kasat Reskrim AKP Adi Putra di Bandara Depati Amir, Sabtu.

Anggota kepolisian Polres Pangkalpinang membawa mayat dalam karung yang ditemukan di Penginapan Dewi Residence 2, Kacang Pedang, Kota Pangkalpinang, Sabtu (14/11/2020). Polres Pangkalpinang menyebutkan dugaan sementara mayat tersebut berkelamin perempuan.
Anggota kepolisian Polres Pangkalpinang membawa mayat dalam karung yang ditemukan di Penginapan Kacang Pedang, Kota Pangkalpinang, Sabtu (14/11/2020). Polres Pangkalpinang menyebutkan dugaan sementara mayat tersebut berkelamin perempuan. (bangkapos.com/Resha Juhari)

Saat ini polisi masih mendalami kasus pembunuhan driver ojol wanita itu.

Pengakuan tersangka

Berdasarkan pemeriksaan sementara, pelaku mengenal korban melalui aplikasi media sosial.

Kepada korban, AY sempat mengaku bekerja di bank.

Seiring berjalan waktu, pelaku berjanji akan menikahi korban.

Terkait motif, polisi masih mendalami dugaan pelaku yang ingin menguasai harta korban secara paksa.

Baca juga: Cara Sadis Tukang Cimol Habisi Siswi Asal Demak di Hotel, Korban Diikat Pakai Kerudungnya Sendiri

Baca juga: Baru Sebulan Nikah, Wanita 14 Tahun Dibunuh Suami, Sempat Ungkap Firasat ke Keluarga, Jadi Kenyataan

Pinjam kamar

Sebelum kejadian, pelaku diketahui sempat datang ke penginapan Kacang Pedang untuk menginap.

Selain itu, AY  juga sempat meminjam uang resepsionis Rp 50 ribu.

Diketahui bahwa mayat wanita itu ditemukan tepatnya di belakang kamar paling pojok. Kamar tersebut nampak menyimpan keganjilan

"Kamar No 11 itu memang dalam keadaan kosong saat ini, bahkan jarang diinapkan karena seram," ujar resepsionis penginapan, Marisa saat ditemui bangkapos.com, Sabtu (14/11/2020).

Ia mengungkapkan jika kamar no 11 itu memang sempat ditempati pria yang menginap pada hari Selasa kemarin, (10/11/2020).

"Ada yang menginap terakhir itu, mantan karyawan di sini, dia mau numpang istirahat. Karena kenal tadi, jadi saya kasih kamar itu. Dia itu berasal dari Palembang, masuk ke kamar itu sekitar 13.30 WIB," ucap Marisa.

Seperti diwartakan Bangka Pos (grup Tribun), karena hanya menumpang untuk beristirahat dan merupakan kenalan maka pria tersebut tak membayar sewa kamar.

"Kata dia (pria-red) juga mau bawa ceweknya, sempat minjam uang saya Rp50 ribu, nanti diganti cewek itu. Kalau tidak salah cewek itu namanya Putri, kalau tidak Ayu," sebut Marisa.

Sekitar jam 22.00 WIB, pria yang menginap di kamar tersebut sempat berbicara dengan Marisa.

"Dia menghampiri saya, dia bercerita, sorenya mereka berdua ke pantai. Tapi saya tidak tahu pasti sebab saya juga kadang sibuk menemani tamu ketika ingin beli makan karena tidak tahu jalan," jelas Marisa.

"Tengah malam dia keluar penginapannya, sekitar jam 24.00 WiB, ketika kami sedang tidur dan besoknya sudah tidak ada lagi dia," lanjutny

Penjaga penginapan, Purtanto mengaku kenal dengan sosok mantan pekerja penginapan tersebut.

"Dia itu dulunya pernah kerja di Penginapan 1 di Selindung. Kemudian kerja juga mengecat Penginapan 2 di Kacang Pedang ini," ujar Purtanto kepada Kompas.com, Minggu (15/11/2020).

Terakhir kali bertemu Purtanto, mantan pekerja tersebut meminjam kamar untuk beristirahat pada Selasa (10/11/2020).

Resepsionis meminjamkan kamar yang sedang dalam perbaikan. Kamar tersebut AC-nya rusak.

Namun sejak bertemu pada Selasa, Purtanto mengaku tidak mengetahui lagi keberadaan mantan pekerja tersebut.

Diketahui bahwa Purtanto penjaga penginapan adalah orang yang pertama kali menemukan mayat dalam karung itu.

Awalnya, ia mencium bau menyengat dari karung tersebut.

Karena penasaran, Purtanto pun mencoba membukanya hingga ditemukan sesosok mayat.

"Kaget saya dan tak tahu persoalannya. Saya malah baru kerja empat hari di sini," ujarnya seperti dikutip dari Kompas.com.

Mayat dalam karung itu ditemukan oleh Purtanto saat hendak menjemur pakaian.

"Saya baru di sini, kemarin saya cuma bersih-bersih di area depan saja. Tetapi ketika mau jemur baju tadi di belakang, ada karung. Saya juga tidak mengira itu mayat, karena mencium baunya saya pun membuka isinya," kata Purtanto.

(TribunnewsBogor.com/Kompas.com/BangkaPos.com)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved