Breaking News:

Disuruh Gubernur Terapkan Sanksi Kerumunan Habib Rizieq di Puncak, Pemkab Bogor Masih Belum Putuskan

Selain mendapat teguran, Pemkab Bogor juga diminta Pemprov Jabar untuk mengeluarkan sanksi soal kerumunan massa Habib Rizieq Shihab (HRS).

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Suasana kerumunan massa simpatisan yang menyambut kedatangan Habib Rizieq Shihab di Simpang Gadog, Puncak Bogor, Jumat (13/11/2020) lalu. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Selain mendapat teguran, Pemkab Bogor juga diminta Pemprov Jabar untuk mengeluarkan sanksi soal kerumunan massa Habib Rizieq Shihab (HRS) di Megamendung, Puncak Bogor yang terjadi pada Jumat (13/11/2020) lalu.

"Pak Gubernur juga sudah memberikan surat kepada bupati selaku ketua gugus. Pertama ya ini teguran tertulis agar menerapkan protokol kesehatan. Kedua meminta segera menjatuhkan sanksi ya kepada aktivitas yang kemarin," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor Irwan Purnawam, Senin (23/11/2020) malam.

Dia menjelaskan bahwa terkait sanksi ini masih menjalani pembahasan dan masih belum diputuskan.

Seperti opsi sanksi teguran lisan, teguran tertulis, penutupan, penyegelan sementara tempat usaha sampai dengan ke denda dari Rp 50 ribu sampai dengan Rp 50 juta. 

"Selain dikenakan administratif, juga dapat dikenakan sanksi lain sesuai dengan ketentuan yang lama. Jadi kita lagi kaji dulu," katanya.

Dia menjelaskan bahwa pemberian sanksi soal kerumunan Habib Rizieq ini tidak secepat dikeluarkan seperti di DKI Jakarta karena masih menimbang berbagai aspek.

Namun dia menyebut bahwa penjatuhan sanksi ini secepatnya akan segera dikeluarkan.

"Kita lagi merumuskan dari berbagai aspek gitu ya. Banyak aspek yang harus kita kaji lagi. Secepatnya," ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved