Breaking News:

Siswi SMP Dirudapaksa 10 Pria, Paling Sering oleh 2 Tokoh Masyarakat

Saat itu, korban ikut acara memancing di lokasi pemancingan berbayar di sekitar kampungnya bersama para pria dewasa yang dikenalnya.

Editor: Vivi Febrianti
tribunnews
Ilustrasi pemerkosaan - Seorang Mahasiswi Makassar Diperkosa di hotel oleh 7 rekannya, kronologi dan pengakuan Pelaku 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Seorang siswi SMP di wilayah Tasikmalaya Selatan, Jawa Barat, yang dirudapaksa secara bergilir oleh 10 orang tetangganya selama selama setahun. Korban awalnya disetubuhi oleh kakek berumur 73 tahun.

Saat itu, korban ikut acara memancing di lokasi pemancingan berbayar di sekitar kampungnya bersama para pria dewasa yang dikenalnya.

"Sesuai keterangan korban, awal mula pertama kali disetubuhi oleh tetangganya yang sudah berumur 73 tahun. Saat itu korban dibawa ke rumah pelaku seusai acara memancing malam hari," jelas Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah ( KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, kepada wartawan, Rabu (25/11/2020).

Ato menambahkan, seusai pelaku mencabuli korban di sebuah gudang dekat rumahnya, korban pun diancam untuk tak menceritakan kejadian ini serta diberi uang Rp 50.000 oleh pelaku.

Namun, ternyata pelaku malah menceritakan telah menyetubuhi korban kepada rekan-rekan sesama pemancing di lokasi pancingan berbayar sekaligus para tetangganya.

Tak berselang lama, ada pria teman pelaku lainnya yang berumur 70 tahun yang mengancam korban kalau tak menuruti hasrat birahinya akan menceritakan kejadian antara pelaku pertama dengan korban ke orang lain.

Dengan polosnya, korban pun menuruti keinginan pelaku kedua yang sudah berusia lanjut karena takut dengan ancaman para pelaku.

Bahkan, salah satu pelaku pun sempat mengancam akan membunuh korban kalau setiap keinginan birahinya tak dipenuhi oleh gadis remaja ini.

"Kejadian dengan modus seperti itu lanjut terus selama hampir setahun sampai diketahui ada 10 orang pelaku. Sesuai keterangan korban, 6 pelaku di antaranya telah menyetubuhinya dan 4 orang lagi mencabuli dengan meraba-raba dada anak itu secara beramai-ramai beberapa bulan ke belakang," tambahnya.

Sebelum kasus ini dilaporkan, lanjut Ato, para pelaku yang di kampungnya dikenali sebagai warga berada secara ekonomi dan tokoh masyarakat menganggap kejadian ini sudah menjadi hal biasa.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved