Tak Kapok Kepergok Selingkuh Sampai Dipasangi GPS, Istri Cium Kaki Suami Setelah Pacarnya Tewas

Emosi Rivat Eka Putra (43) meluap ketika melihat GPS yang dipasang di motor menunjukan sang istri ada di tempat karaoke

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: khairunnisa
instagram @palembang_viral
Istri ciumi kaki suami setelah ketahuan selingkuh (instagram @palembang_viral) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Seakan tak jera, seorang istri di Kota Prabumulih tetap melanjutkan perselingkuhannya meski sudah beberapa kali ketahuan suami.

Ujungnya, sang selingkuhan tewas ditikam oleh suaminya.

Emosi Rivat Eka Putra (43) meluap ketika melihat GPS yang dipasang di motor menunjukan sang istri ada di tempat karaoke Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih, Sumsel, Rabu (25/11/2020).

Sekitar pukul 14.00, Yebi Abmi istri Rivat berada di room nomor 3 bersama Ario Fernando (34).

Tanpa banyak bicara, Rivat menikam Ario menggunakan pisau yang ia bawa.

Korban tewas mengenaskan dengan luka gorok di leher sebanyak tiga lubang dan luka di tangan akibat senjata tajam pelaku.

Baca juga: Perselingkuhan Berujung Maut, Kekasih Gelap Istri Dibunuh Suami : Sudah Ku Bilangin, Tapi Diulang

Baca juga: Selingkuhannya Tewas Dibunuh Suami saat Karokean Berdua, Ini Pengakuan Sang Istri: Seminggu 2 Kali

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman mengungkapkan, pembunuhan tersebut diduga akibat cemburu karena hubungan asmara korban dan istri pelaku.

"Aksi yang menyebabkan meninggal dunia ini diduga disebabkan cemburu karena pelaku merasa istrinya ada hubungan sepesial dengan korban," ungkap Kasat Reskrim dikutip TribunnewsBogor.com dari Tribun Sumsel.

Baca juga: Perselingkuhan Berujung Maut, Suami Bunuh Pacar Gelap Istrinya: Sudah Ku Bilangin, Tapi Diulang

Rivat menceritakan soal kecurigaannya pada sang istri.

Sering kali Rivat menasihti sang istri untuk tidak mengkhianatinya.

Bukan tanpa sebab, Rivat rupanya memasang GPS di motor Yebi.

"Sudah sering diomongi tapi masih, sudah sering ketahuan bohong, pernah pamitan beli pecel lele tapi hampir sejam, beli pulsa ke padat karya setengah jam padahal bukan ke sana. Saya marahi karena saya lihat di GPS bukan ke sana," katanya

Menurut Rivat, sang istri dan korban telah berselingkuh sejak enam bulan lalu.

Pernah ketahuan namun masih dimaafkan serta diminta tidak lagi.

Baca juga: Dirahasiakan 5 Bulan, Cinta Terlarang Berakhir Mengenaskan, Istri Menyesal Selingkuhan Dibunuh Suami

Baca juga: Kepergok Selingkuh dengan Istri Orang, Pria Ini Dikurung di Kandang Babi dan Diceburkan ke Sungai

"Dua bulan lalu sempat ketahuan oleh saya dan sudah saya minta berhenti tapi ternyata masih," katanya

Bahkan Rivat juga pernah mendatangi Ario.

Sebagai seorang suami, Rivat meminta Ario untuk menjauhi Yebi.

Baca juga: Penganiayaan Ungkap Hubungan Terlarang Istri dan Selingkuhan, Minta Tolong ke Suami Begini Responnya

"Pernah ku datangi ku minta supaya jauhi istri tapi masih saja," katanya.

Rivat mengaku dirinya mengetahui istri lantaran memasang GPS di motor Vario yang digunakan sang istri.

Yebi - korban - pelaku
Yebi - korban - pelaku (Tribunsumsel.com)

"Pas kerja lihat GPS motor istri ke karaokean Diva, saya lihat sekitar 30 menit di Diva. Kalau beli makanan tidak mungkin, lalu saya izin ke bos kantor untuk pulang dan langsung ke TKP," jelasnya.

Yebi sendiri tak memungkiri hubungan gelapnya dengan Ario.

Yebi mengaku kenal Ario lewat Facebook.

"Kami sudah menjalin hubungan selama lima bulan ini," katanya.

Baca juga: Sakit Hati Diselingkuhi, Supriono Bunuh Suami Mantan Istri di Depan Anak, Dendam Cinta Segitiga

Yebi menuturkan, kenal dengan korban dari media sosial facebook berawal dari saling komen dan kenalan.

"Terus kami pacaran, (selingkuh) karena rasa nyaman," lanjut wanita yang telah memiliki anak tiga ini.

Lebih lanjut Yebi mengakui setiap minggu bertemu korban minimal dua kali.

"Seminggu dua kali, ini ketiga kali ketemuan," tambahnya.

Yebi mengaku menyesal telah berselingkuh. Ia mencium kaki suaminya Rivat beberapa kali dihadapan polisi dan wartawan, Rabu (25/11/2020)
Yebi mengaku menyesal telah berselingkuh. Ia mencium kaki suaminya Rivat beberapa kali dihadapan polisi dan wartawan, Rabu (25/11/2020) (Tribun Sumsel/ Edison)

Rivat dan Yebi kini diamankan di Polres Prabumulih untuk menjalani pemeriksaan.

Sementara pantauan di ruang penyidik polres Prabumulih, Yebi mengaku menyesal.

Ia mencium kaki suaminya Rivat beberapa kali dihadapan polisi dan wartawan.

Kronologi

TribunnewsBogor.com melansir Tribun Sumsel Pembunuhan terjadi di Diva Family Karaoke, Rabu (25/11/2020), membuat gempar warga Prabumulih.

Manajer Karaoke Diva Family Prabumulih, Egus mengungkapkan kronologis pembunuhan sadis dengan cara menggorok leher tersebut.

Baca juga: Pergoki Istri Selingkuh dan Berhubungan Badan dengan Tetangga, Suami Meradang Bacok Istri

Mulainya sekitar pukul 13.30, seorang perempuan check in karaoke sendirian di room 3.

"Lalu setelah 15 menit datang seorang laki-laki ke dalam room. Dan di dalam kita tidak tahu karena mereka karaoke," ujarnya kepada wartawan, Rabu (25/11/2020).

Egus menuturkan, selang 30 menit pasangan itu karaoke, tiba-tiba datang seorang pria.

Petuga security sempat menegur dan bertanya apakah mau karaoke atau tidak.

"Katanya mau karaoke dan ditanya sudah check in belum dijawab belum, lalu disuruh check in lewat Whatsapp karena tak bisa masuk kalau belum."

"Tapi alasan pelaku baru pulang kerja dan karena kepanasan izin minta masuk ke dalam sekalian nunggu teman katanya, karena alasan itu lalu diizinkan security," bebernya.

Lebih lanjut Egus menjelaskan, setelah pelaku masuk tiba-tiba dirinya mendapat kabar dari karyawan ada yang berkelahi.

Security kemudian mencoba memisah dengan menarik pelaku yang membawa pisau.

"Kita coba tarik tapi tidak bisa karena tenaga pelaku kuat, posisi saat itu pelaku hendak menusuk wanita bukan laki-laki. Lalu kami keluar memanggil polisi,"

"Setelah sampai sini perempuan sudah di luar gedung dengan darah semua," jelasnya.

Sementara pelaku usai membunuh duduk di kursi ruang karaoke room 3 sembari melihat korban bersimbah darah.

"Kami bersama polisi menangkap pelaku di room, dia tidak kabur tapi di dalam room," katanya.

Hal yang sama disampaikan Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman yang mengatakan pembunuhan dilakukan pelaku karena kesal sang istri ada hubungan spesial dengan korban.

"Korban tewas ditempat dengan tiga luka tusuk di leher dan di tangan, motif diduga cemburu karena pelaku merasa istrinya ada hubungan dengan korban," katanya.

Tribun Sumsel

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved